Reaksi Rizal Ramli Temuan Sumber Api Kejagung

IN
Oleh inilahcom
Kamis 17 September 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli (RR), mengapresiasi Polri terkait temuan sumber api yang membakar Gedung Utama Kejaksaan Agung bukan disebabkan hubungan pendek arus listrik.

RR menyakini bahwa kebakaran gedung utama Korps Adhyaksa itu, bukan disebabkan hubungan pendek arus listrik. Untuk itu ia menduga ini merupakan kejahatan luar biasa.

"Selamat Kapolri Jend Pol Idham Aziz & Kabareskrim Sigit Bravo Ini kejahatan luarbiasa, tidak ada di negara2 lain yg berani bakar kantor JAksa Agung, Al Capone saja kalah ! Bongkar terus Bang Idham dan Mas Sigit," tulis akun Twitter @RamliRizal, dikutip Kamis (17/9/2020).


Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menyimpulkan bahwa sumber api yang membakar Gedung Utama Kejaksaan Agung bukan disebabkan hubungan pendek arus listrik.

"Puslabfor menyimpulkan bahwa sumber api tersebut bukan karena hubungan pendek arus listrik, tetapi diduga karena open flame atau nyala api terbuka," kata Listyo di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis (17/2020).


Api diduga berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian. Peristiwa kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 18:15 WIB. Lalu api merambat ke ruangan dan lantai lainnya. Api menjalar dengan cepat karena sejumlah faktor.

"Pada saat kejadian dari mulai pukul 11.30 sampai 17.30 kita dapati juga ada beberapa tukang dan orang-orang yang berada di lantai 6 ruang biro kepegawaian, yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan renovasi. Sehingga itu yang kemudian salah satu yang kami dalami," kata dia.


"Penyebaran api tersebut karena adanya akseleran atau ACP pada lapisan luar gedung dan juga ada beberapa cairan minyak lobi yang mengandung senyawa hidrokarbon,"lanjutnya.


Selain itu kondisi gedung disekat oleh bahan mudah terbakar, seperti gipsum, lantai parkit, dan panel HPL turut serta membuat menjalar begitu cepat.

Listyo menambahkan, saat didalami dalam ada saksi yang mengetahui dan berusaha memadamkan kebakaran tersebut. Namun, karena tidak terdukung dengan infrastruktur dan sarana-prasarana yang memadai, sehingga kemudian api tersebut semakin membesar.

"Sehingga mau tidak mau dimintakan bantuan dari dinas pemadam kebakaran untuk memadamkan api," tuturnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA