Waspada ! Saldo Nasabah BRI Raib Misterius

IN
Oleh inilahcom
Senin 21 September 2020
share
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bengkulu - Waspada, saldo tabungan nasabah bank BRI bisa raib secara misterius. Pasalnya, peristiwa ini menimpa belasan nasabah bank BRI Cabang Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengalami kehilangan saldo tabungan mereka secara misterius Minggu (20/9/2020) malam.

"Isteri saya hendak menarik uang tabungan BRI dengan menggunakan ATM pada Minggu malam, saat dilakukan cek saldo uangnya sudah habis. Pada hal terakhir menarik, saldonya masih ada dua jutaan tapi kini sisanya cuma Rp100 ribu," kata Rozi Saputra salah seorang yang berprofesi sebagai anggota Polres Rejang Lebong saat berada di Kantor Cabang Bank BRI Curup, Senin (21/9/2020).

Dijelaskan Rozi, isterinya sendiri sempat menanyakan kepada dirinya apakah ada melakukan penarikan uang atau tidak, dan dijawabnya tidak ada sehingga malam itu juga dirinya langsung menelepon rekannya yang bekerja di bank BRI Cabang Curup guna melaporkan permasalahan itu.

Kasusnya berkurangnya saldo tabungan di BRI tersebut, katanya, bukan hanya dialami dirinya melainkan juga teman-temannya anggota kepolisian di daerah itu dan sudah melapor ke bank yang dimaksud.

Pimpinan Cabang bank BRI Curup David A Saxono saat ditemui membenarkan adanya laporan nasabah BRI yang mengaku kehilangan saldo tabungannya, di mana hingga saat ini sudah ada 14 orang nasabah yang membuat laporan kepada pihaknya.

"Sesuai dengan laporan nasabah untuk beberapa hari ini mengeluhkan bahwa ada transaksi pendebetan rekening yang tanpa sepengetahuan nasabah, sampai siang ini di BRI Cabang Curup kami mendapatkan laporan resmi sudah ada 14 nasabah, dengan jumlah kerugian sekitar Rp40 juta," katanya.

Pihaknya, katanya, sejak Minggu malam sudah melakukan komunikasi dengan petugas tenaga IT BRI pusat guna menanyakan perihal itu, apakah karena akibat adanya pengembangan sistem atau permasalahan lainnya.

"Sampai tadi pagi, kami teliti secara internal ternyata dari 14 nasabah ini kebanyakan kartu ATM nya jenis kartu magnetik strip, bukan yang berchip. Makanya indikasi awal kami kemungkinan ini kasus skimming card," ujarnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA