Soroti Gatot Mahasiswa Arek Suroboyo Tolak KAMI

IN
Oleh inilahcom
Rabu 23 September 2020
share
Mahasiswa Arek Suroboyo (MAS) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Surabaya - Sejumlah mahasiswa tergabung dalam Mahasiswa Arek Suroboyo (MAS), menolak aktivitas Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Surabaya, Jawa Timur.

Kordinator Mahasiswa Arek Suroboyo (MAS), Sahala menekankan, pihaknya menolak segala bentuk aktivitas dan gerakan politik KAMI di Surabaya dan Jawa Timur karena berpotensi menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di tengah masyarakat Jawa Timur.

Di samping itu gerakan KAMI juga berpotensi mengumpulkan massa, sehingga berpotensi menimbulkan cluster baru di tengah pandemi Covid-19.

"Kita tegas menolak dan menentang segala bentuk aktivitas dan gerakan politik KAMI di Surabaya dan Jawa Timur, saat ini masyarakat sedang fokus menghadapi dampak pandemi covid 19, jadi untuk apa ada gerakan - gerakan politik lagi," ujar Sahala, saat konferensi pers di Angkringan Merah Putih Kenjeran, Surabaya, Rabu (23/9/2020).

Sahala menilai, narasi dan diksi yang digunakan oleh para tokoh KAMI juga cenderung memprovokasi dan sehingga berpotensi mengoyak dan merongrong persatuan bangsa Indonesia.


Mahasiswa Arek Suroboyo, lanjut Pahala, juga menyayangkan pernyataan deklarator KAMI Gatot Nurmantyo baru - baru ini dalam sebuah wawancara, di mana ia mengungkapkan alasan pergantian dirinya dari pucuk pimpinan TNI di tahun 2017 karena ia menginstruksikan seluruh jajaran TNI untuk memutar Film G30S/PKI.


"Padahal jejak digital masih mencatat tepat pada hari pergantian Panglima TNI tahun 2017 tersebut, Pak Gatot bilang bahwa pergantian pucuk pimpinan TNI itu sesuatu yang wajar, karena beliau juga sudah menjabat selama dua tahun lebih. Dan kita tahu bersama, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin sampai saat ini menolak dengan tegas paham Komunis di Indonesia," tutup Sahala.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA