Pelaku Pelecehan Seksual di Bandara Soetta Kabur

IN
Oleh inilahcom
Kamis 24 September 2020
share
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus

INILAHCOM, Jakarta - Polisi sudah menetapkan status tersangka terhadap oknum petugas tes cepat berinisial EF, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan dan penipuan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Namun, saat didatangi petugas di tempat tinggalnya, pelaku menghilang alias melarikan diri.

"Kita mengecek ke tempat kosnya sampai sekarang enggak ada. Mudah-mudahan secepatnya, sekarang tim sudah bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap saudara EF," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus, Rabu (23/9/2020).

EF diduga melakukan penipuan terhadap seorang perempuan berinisial LHI, pada saat melakukan rapid test. Sementara untuk kasus dugaan pelecehan masih diselidiki dan mengumpulkan alat bukti.


"Saudara EF ini yang merupakan oknum tenaga kesehatan pada saat melakukan rapid test, yang memang kita persangkaan di sini Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Untuk kasus pelecehannya masih kita selidiki," katanya.

Viral kasus ini berawal saat pengguna Twitter dengan akun "@listongs" mengaku menjadi korban pelecehan saat menjalani tes cepat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Awalnya, petugas tes cepat berinisial EF mengatakan hasil tes cepat LHI adalah reaktif. Kemudian oknum tersebut menawarkan untuk mengubah hasil tes cepat LHI dengan bayaran Rp1,4 juta.

Namun setelah menyanggupi dan mentransfer uang sebesar Rp1,4 juta, LHI juga mengaku mengalami pelecehan oleh EF.

Selanjutnya, LHI menuliskan kejadian yang dialaminya dalam sebuah utas di media sosial. Utas tersebut kemudian menjadi ramai diperbincangkan publik, bahkan polisi bergerak untuk mengklarifikasi kabar viral tersebut.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA