Kasus Klinik Aborsi, Tifatul Singgung Ospek Kampus

IN
Oleh inilahcom
Kamis 24 September 2020
share
Politisi PKS, Tifatul Sembiring - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Politisi PKS, Tifatul Sembiring menanggapi adanya dugaan sebanyak 32.760 janin menjadi korban praktik klinik aborsi ilegal selama tiga tahun. Adapun klinik tersebut beralamat di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.

Tifatul juga menyoroti soal adanya ospek kampus yang dinilainya mengarah ke seks bebas. Hal itu disampaikan Tifatul melalui akun Twitternya, Kamis (23/9/2020). Dalam cuitannya, Tifatul tidak menyebut siapa pihak dimaksud mengospek aranya ke seks bebas tersebut.

"Astaghfirullahal 'azhiim. Ini akibat pergaulan bebas dan kurangnya agama. Makanya ospek kampus itu JANGAN ngarahin ke seks bebas. Ini yg dikritisi, kok malah nyari panggung," tulis akun Twitter @tifsembiring.


Sebelumnya, Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi ilegal di Jl. Percetakan Negara III, Rawasari, Jakarta Pusat. Sebanyak 10 tersangka ditangkap, yakni pemilik klinik, dokter, tenaga medis, pekerja hingga pasien aborsi. Selama tiga tahun beroperasi, keuntungan klinik ilegal ini ditaksir mencapai Rp10,920 miliar.

Para pelaku dikenakan Pasal 346 KUHP dan atau Pasal 348 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 194 jo Pasal 75 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA