MAKI Harap Ketua KPK Tak Buat Kontroversi Lagi

IN
Oleh inilahcom
Jumat 25 September 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku kecewa dengan putusan Dewan Pengawas KPK terhadap Ketua KPK Firli Bahuri.

Firli Bahuri terbukti melanggar kode etik karena menumpang helikopter saat melakukan perjalanan ke kampung halamannya. Dewan Pengawas KPK memvonis Firli bersalah melanggar etik dengan sanksi ringan.

"Berkaitan dengan dulu permintaan saya waktu jadi saksi kan meminta pak Firli digeser dari ketua KPK menjadi wakil ketua KPK. Dan itu tadi (kemarin) belum dipenuhi, saya juga sebenernya sedikit kecewa," kata Boyamin dalam keterangannya, Jumat (25/9/2020).

Meski begitu, Boyamin berharap sanksi terhadap Ketua KPK sudah cukup membuat jera dan tak mengulangi perbuatannya.

"Bahasa saya sederhana, sudahlah pak Firli, sekarang ini kita peringatkan paling awal dan tolong sudahi segala hal yang kontroversi. Silakan untuk kerja serius dan melakukan prestasi kerja KPK, pemberantasan korupsi dengan sangat maksimal,"

Boyamin juga mengapresiasi proses penegakan etik yang dilakukan Dewas atas laporannya yang diusut secara serius dan tuntas."Saya berharap dengan putusan ini, melecut, memacu, katakanlah menjewer Pak Firli untuk serius lagi kerja di KPK dalam bentuk pemberantasan korupsi," kata Boyamin.

Untuk diketahui, Filri dinyatakan melanggar Pasal 4 Ayat (1) huruf n dan Pasal 8 Ayat (1) huruf f Peraturan Dewan Pengawas KPK Nomor 02 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Firli terbukti melanggar etik terkait bergaya hidup mewah. Gaya hidup mewah yang dimaksud, yakni saat Firli menggunakan helikopter milik perusahaan swasta dalam perjalanan pribadi dari Palembang ke Baturaja.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA