KPU Mabar NTT Dinilai Teledor Soal Syarat Cakada

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 26 September 2020
share
Bakal calon bupati Manggarai Barat Edistasius Endi - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Petrus Selestinus menyanyangkan Keputusan KPU Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur No. : 90/PL.02.3-Kpt/ 5315/ KPU-Kab/IX/2020, tanggal 23 September 2020.

Pasalnya dinilai bertentangan dengan peraturan Uundang-undangan dan bukti fakta di lapangan. Mengingat bakal calon bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dinyatakan lolos persyaratan pencalonan.

Padahal Edistasius pernah tersangkut kasus kriminal. Hal ini diketahui sesuai, SKCK Polres Manggarai Barat No. : SKCK/ YANMAS/1198 /VIII/YAN. 2.3/2020/SAT INTELKAM, tanggal 19 Agustus 2020 mencatat adanya tindakan kriminal berupa main judi, pasal 303 dan 303 bis ayat (1) ke-1 ke-2 KUHP.

"Selain itu putusan Pengadilan Negeri Labuan Bajo No. 45/Pid.B/2016/PN.LBJ. tanggal 10 Agustus 2016, memastikan Edistasius Endi dkk, terbukti melakukan tindak pidana turut serta main judi," kata Petrus, lewat keterangan persnya, Sabtu (26/9/2020).

Petrus, yang juga Advokad Peradi ini, menilai KPU Mabar teledor dalam menetapkan hasil penilaian keabsahan dokumen persyaratan calon kepalada daerah (Cakada), faktanya Edistasius Endi yang pernah tersangkut kasus kriminal dalam hal ini perjudian diloloskan, padahal tindakan itu bertentangan dengan peraturan Perundang-Undangan dan bukti-bukti yang ada.


"Sikap Komisioner KPU Mabar berbanding terbalik, dengan fakta dan bukti hukum yang ada, tidak berani dan jujur menyatakan dokumen SKCK Edistasius Endi, tidak memenuhi syarat calon, karena terbukti pernah melakukan perbuatan tercela berupa main judi. Karena itu kasus ini akan menjadi ujian terhadap akal sehat publik yang mencermati perilaku Komisioner KPU Mabar dalam penyelenggaran Pilkada Mabar 2020," tutup Petrus, yang juga salah satu tokoh asal NTT ini.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA