MA Korting Hukuman, KPK: Biar Masyarakat Nilai

IN
Oleh inilahcom
Kamis 01 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan kepada publik untuk menilai masifnya 'korting' hukuman para koruptor oleh Mahkamah Agung (MA).

Yang terbaru, mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dipangkas hukumannya dari 14 tahun menjadi 8 tahun penjara.

"Biar masyarakat saja yang menilai makna rasa keadilan dan semangat pemberantasan korupsi dalam putusan-putusan peninjauan kembali tersebut," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango kepada wartawan, Kamis (1/10/2020).

KPK kata Nawawi, akan terus berupaya maksimal menjerat setiap pelaku korupsi sesuai kewenangan.Menurutnya, KPK tidak bisa berbuat apa-apa lagi setelah upaya hukum PK.

"PK adalah upaya hukum luar biasa, tak ada lagi upaya hukum lain yang dapat dilakukan KPK," cetus Nawawi.

Hanya saja, KPK berharap MA segera menyerahkan salinan putusan terhadap koruptor yang hukumannya telah dikurangi pada upaya hukum PK. Sebab, 22 salinan putusan terhadap koruptor lainnya hingga kini pun belum diserahkan oleh MA.

"Hal yang diharapkan dari Mahkamah Agung sekarang ini hanyalah agar salinan-salinan putusan dari perkara tersebut bisa segera diperoleh KPK," tandas Nawawi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA