Marak Modus Lelang Palsu, Masyarakat Harus Waspada

IN
Oleh inilahcom
Kamis 01 Oktober 2020
share
 

Pandemi COVID-19 yang sudah memasuki bulan ketujuh membuat masyarakat kesulitan ekonomi. Pengangguran meningkat akibat PHK membuat tingkat kejahatan pun semakin marak.

Himpitan ekonomi membuat masyarakat terpaksa menggadaikan harta benda demi bertahan hidup. Hal ini menjadi celah bagi pelaku kriminal, salah satunya dengan modus lelang barang. Namun masyarakat perlu waspada karena banyak modus kejahatan yang berkedok lelang.

Kini, seiring berkembangnya teknologi aktivitas lelang barang bisa dilakukan secara online. Tidak hanya kegiatan jual-beli saja, namun kini hadir juga lelang online. Berbeda dari jenis lelang konvensional, lelang online menggunakan platform media sosial atau website. Peserta lelang tentunya juga jauh lebih banyak dibandingkan lelang konvensional.

Berkaitan dengan lelang online, peserta maupun penyelenggara wajib mengetahui serba-serbi seputar lelang online. Aktivitas lelang online memang menjadi tren beberapa tahun belakangan ini, terutama dengan kemajuan teknologi internet yang semakin pesat. Tercatat, lelang online pertama kali diselenggarakan oleh sebuah perusahaan Onsale pada tahun 1995. Acara tersebut pun terbukti sukses dengan membludaknya peserta lelang.

Di tahun yang sama, perusahaan E-Commerce eBay mengikuti jejak sebagai salah satu perusahaan yang pertama kali memanfaatkan kecanggihan lelang online. Untuk memudahkan pengguna, website tersebut menambahkan fitur penawaran otomatis (automatic bid) yang dapat digunakan peserta dengan mengisi formulir elektronik.

Aktivitas lelang online memberikan banyak manfaat untuk peserta maupun pihak pelelang. Pertama, proses lelang sangat praktis tanpa adanya formalitas. Lelang online juga tidak memiliki peraturan yang terlalu banyak. Sehingga, interaksi antara pihak pelelang dan penawar pun cenderung lebih santai dan mengalir.

Kedua, lelang online bebas diikuti oleh siapa saja sehingga tidak perlu hadir di kota atau negara tertentu untuk bergabung dalam ajang lelang tersebut. Selain itu, beberapa jenis lelang bersifat terbuka. Sehingga, semua orang dari berbagai latar belakang sosial dapat mengikuti lelang online. Ketiga, pelelang bisa melepas barang yang dilelang dengan harga tertinggi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA