KPK Eksekusi Eks Anggota DPR Markus Nari

IN
Oleh inilahcom
Jumat 02 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan mantan Anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IA Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Terpidana korupsi proyek e-KTP itu dieksekusi setelah proses hukumnya dinyatakan inkrach (berkekuatan hukum tetap).

"Jaksa eksekusi KPK telah melaksanakan putusan MA tanggal 13 Juli 2020 atas nama terpidana Markus Pidana dengan cara memasukkannya ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 8 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan," ujar Ali dalam keterangannya, Jumat (2/10/2020).

Selain itu, Markus juga dibebani membayar denda sebesar Rp 300 juta subsider 8 bulan kurunganserta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar USD 900 ribu.

"Dengan ketentuan jika dalam jangka waktu satu bulan setelah vonisnya berkekuatan hukum tetap maka harta bendanya akan disita oleh penegak hukum. Jika harta bendanya tak cukup untuk membayar uang pengganti maka dipidana dengan pidana penjara selama 3 tahun," beber Ali.

"Menjatuhkan pidana tambahan berupa mencabut hak terdakwa untuk menduduki jabatan publik selama 5 tahun terhitung sejak terpidana selesai menjalani masa pemidanaan," kata Ali menambahkan.

Diketahui, Markus Nari divonis 6 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Kemudian hukumannya ditambah menjadi 7 tahun dalam proses banding. Terakhir, Mahkamah Agung memvonis Markus 8 tahun penjara dalam upaya hukum kasasi.

Markus dinilai terbukti bersalah memeperkaya diri sendiri, orang lain, maupun korporasi dalam proyek pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri. Makus juga terbukti merintangi proses penyidikan kasus yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 2,3 triliun.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA