Ajukan Banding, Saiful Ilah Kecewa Vonis Hakim

IN
Oleh inilahcom
Senin 05 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakara - Terdakwa kasus korupsi Saiful Ilah melalui penasehat hukum menyatakan akan melakukan upaya banding atas putusan majelis Hakim yang memvonis hukuman tiga tahun penjara.

"Kami menyampaikan akan menempuh jalur upaya hukum banding," ujar Penasehat Hukum Saiful Ilah, Syamsul Huda saat ditanya Majelis Hakim di Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin petang (5/10/2020).

Syamsul menilai, Pertimbangan Majelis hakim tidak berdasar pada pembuktian yang sah sesuai KUHAP yakni minimal 2 alat bukti yang sempurna dan justru berdasar bukti-bukti petunjuk yang seolah-olah terkait dengan Terdakwa.

"Kami kecewa karena Majelis hakim tidak memberikan pertimbangan secara menyeluruh terhadap fakta persidangan dan seperti hanya menyampaikan ulang surat tuntutan penuntut umum," ungkapnya.

Selain itu, Syamsul menilai majelis seakan tidak mempertimbangkan pendapat ahli dan saksi adecharge yang menyatakan bahwa perbuatan Terdakwa Saiful Ilah tidak cukup dikategorikan sebagai delik korupsi.

"Bahwa fakta persidangan menunjukkan bahwa Terdakwa Saiful Ilah sama sekali tidak menerima uang 250 juta, tapi hanya kesaksian tunggal dan bukti-bukti petunjuk. Sedangkan uang 350 juta justru masih dalam kekuasaan KPK saat terjadi OTT. Terdakwa Saiful Ilah tidak tahu menahu soal uang 350 juta," terangnya.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah. Majelis Hakim menyatakan Saiful terbukti bersalah telah menerima suap terkait sejumlah proyek infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sidoarjo.

Tak hanya pidana pokok, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman tambahan terhadap Saiful Ilah berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 250 juta. Apabila Saiful Ilah tidak membayar uang pengganti dalam waktu sebulan setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya disita untuk membayar uang pengganti dan jika hartanya tidak mencukupi membayar uang pengganti maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA