Wirausaha Sosial Jawab Permasalahan Sosial-Ekonomi

IN
Oleh inilahcom
Rabu 07 Oktober 2020
share
 

Iklim kewirausahaan mulai mengalami pergeseran, tak hanya di Indonesia namun hampir di seluruh dunia. Sebelumnya ada istilah entrepreneur atau wirausaha yang begitu lekat di kalangan masyarakat. Kini, istilah itu mulai tergantikan dengan istilah wirausaha sosial atau social enterprise.

Sudah ada ratusan negara yang mengadopsi konsep social enterprise ini dengan 303 kebijakan dan instrumen yang sudah dihasilkan secara global. Hal tersebut juga lantas membuat Bank DBS Indonesia yang fokus dalam menciptakan lingkungan dan bisnis yang berkelanjutan,untuk bergerak bersama wirausaha sosial di lima tahun terakhir. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan social enterprise?

Istilah yang juga dikenal dengan wirausaha sosial ini merupakan kewirausahaan yang menggabungkan konsep dasar bisnis, yaitu mencari keuntungan dengan cara membantu lingkungan sosial, dalam hal ini menjawab suatu permasalah yang ada di tengah masyarakat. Suatu kewirausahaan tidak hanya memaksimalkan keuntungan atau pendapatannya, tetapi juga selaras dengan peningkatan manfaat yang diberikan untuk menjawab permasalahan sosial. Sehingga, social enterprise memiliki model bisnis yang efektif untuk mendukung kemandirian, keberlanjutan, dan pengembangan skala dampak sosialnya.

Di Indonesia sendiri, perkembangan social enterprise mulai memperlihatkan wujud dan hasil yang menjanjikan. Misalnya, terdapat Yayasan Cinta Anak Bangsa yang telah memberikan akses pendidikan kepada lebih dari dua juta anak-anak tidak mampu. Selain itu, ada Koperasi Mitra Dhuafa yang sudah memberi akses layanan keuangan dasar yang layak kepada lebih dari 600.000 masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah.

Bina Swadaya, organisasi yang telah berdiri lebih dari 50 tahun juga telah mengembangkan ratusan ribu Kelompok Swadaya Masyarakat di Indonesia agar masyarakat lokal sadar dan mampu mengembangkan diri mereka sendiri. Bina Swadaya membuktikan bahwa jika dikelola dengan benar maka organisasi kewirausahaan sosial dapat bertahan dan memperluas dampak serta pengaruh positif.

DBS Foundation yang senantiasa mendukung tumbuh kembang social enterprise atau wirausaha sosial di Indonesia telah melakukan berbagai kegiatan dan program dukungan, dimulai dari sesi mentoring hingga dana hibah.

Sebagai salah satu program dukungan terhadap tumbuh-kembangnya wirausaha sosial di Indonesia, DBS Foundation bersama UKM Center FEBUI telah menerbitkan buku berjudul "Berani Jadi Wirausaha Sosial?" pada tahun 2016.

Penerbitan buku tersebut membuat DBS Foundation sebagai yayasan yang menjadi bagian dari Bank DBS Indonesia menjadi pelopor sekaligus pemainutama di industri yang mengedukasi masyarakat Indonesia perihal social enterprise.

Guna melanjutkan seri pertama dan memberikan informasi, kondisi dan kiat terkini atas social enterprise di Indonesia, pada akhir Agustus 2020 ini, DBS Foundation kembali bekerja sama dengan UKM Center FEBUI untuk menerbitkan seri lanjutan dengan judul "Profit untuk Misi Sosial".

Buku ini dapat menjadi referensi dari berbagai kalangan; bagi masyarakat yang ingin mulai mengembangkan bisnis menjadi social enterprise termasuk kalangan bisnis yang ingin bertransformasi ke bisnis sosial atau bisnis sosial yang ingin mendapatkan wawasan lebih di mana dapat diunduh secara gratis digo.dbs.com/id-sehb.

"Kami senantiasa fokus dalam mendukung dan memajukan usaha sosial di Indonesia melalui berbagai program, mulai dari edukasi, pendampingan,pelatihan bisnis, pendayagunaan hingga pemberian dana hibah,dimana penerbitan buku "Profil untuk Misi Sosial" sebagai buku kedua ini menjadi salah satu bagian dari program edukasi. Kami percaya wirausaha sosial merupakan masa depan bisnis, karena selain menjalankan bisnisnya, mereka juga mampu menciptakan dampak positif sekaligus menyelesaikan isu sosial yang terjadi di masyarakat dalam berbagai aspek. Oleh karena itu, kami dengan bangga menerbitkan buku ini yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat Indonesia tentang wirausaha sosial," ujar Head of Group Strategic Marketing and Communications, PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika.

Dengan berkembangnya social enterprise di Indonesia, tentu semakin menginspirasi banyak pihak. Bagaimana tidak? Social enterprise memungkinkan wirausaha sosial untuk berbisnis sambil menyebarkan kebaikan dengan potensi bisnis yang juga mampu menjamin ekonomi secara berkelanjutan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA