Pihak ini Merasa Dirugikan Berita Hoax

IN
Oleh inilahcom
Jumat 09 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Abdul Halim mendapatkan kabar tak baik akibat pemberitaan yang muncul di salah satu media cetak dwi mingguan.

Abdul Halim melalui Kuasa hukumnya, Hendra mengatakan, dengan pemberitaan tersebut pihaknya merasa sangat dirugikan. Pasalnya selama ini pihaknya tidak pernah merasa di wawancarai oleh pihak media tersebut. Sehingga hal ini menyudutkan BPN dalam kasus yang menimpa dirinya.

Adapun kasus terkait kepemilikan tanah di Cakung Barat, Jakarta Timur masih berproses di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim).

"Saya tegaskan bahwa klien kami tidak pernah diwawancara dengan media tersebut (koran Siasat Kota red) tapi kenapa malah ada pernyataan klien kami di koran yang menyudutkan pihak BPN?. Ini tidak benar karena telah merugikan kita, " kata Hendra, dalam keterangannya, Jumat (9/10/2020).

"Kebebasan pers itu bukan seenaknya saja, tapi sudah diatur sesuai dengan UU Pers yang berlaku. Harus ada cek dan ricek agar pemberitaannya berimbang," lanjutnya.

Pihaknya, kata Hendra berencana menindaklanjuti hal ini melalui jalur hukum untuk melindungi hak kliennya dengan membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

"Mungkin minggu depan kita akan ke Polda Metro untuk membuat laporan terkait hal ini. Pemberitaan ini adalah berita hoaks," ungkapnya.

Dirinya menambahkan, jika pernyataan tersebut ingin mengadu domba dirinya dengan pihak BPN, terkait kasus yang saat ini masih berjalan di Pengadilan Jakarta Timur.

"Saya menduga ada yang ingin mengadu domba kita dengan berita bohong itu demi kepentingan pribadi," tegasnya.

Sementara itu, dalam perkara dugaan pemalsuan akta autentik tanah dengan tersangka Paryoto tersebut, Abdul Halim justru meyakini bahwa BPN akan bekerja sesuai tupoksi.

"Saya yakin dan percaya bahwa BPN akan bekerja secara profesional dan transparan, untuk membarantas mafia tanah," ungkapnya.

Tak hanya itu, Hendra juga meminta agar jangan ada pihak lain yang membuat persoalan yang sedang berjalan menjadi tambah rumit, akibat ulah sebagian pihak yang sengaja membuat dirinya dan pihak BPN bermusuhan.

"Jangan sampai ada opini yang tidak baik agar hubungan saya dan BPN menjadi musuh, karena saya yakin pihak BPN bekerja dengan baik dan transparan atas kasus yang sedang berjalan saat ini," tandasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA