Orderan Sepi, Penjahit Banting Stir Jadi Penjahat

IN
Oleh inilahcom
Senin 12 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Gegara sepi order, dua penjahit di Tanjung Duren, Jakarta Barat berubah jadi penjahat dan mencuri motor.

Adalah UN (27) dan JN (28), dua penjahit yang bersekongkol mencuri motor karena sepi pesanan selama lima bulan terakhir.

"Dari motif yang kita dapati dari keterangan tersangka terkait faktor ekonomi, terlebih mereka di saat pandemi kesulitan mendapat pekerjaan. Sebelumnya mereka penjahit baju," kata Wakil Kapolsek Tanjung Duren AKP Tribuana Roseno di Jakarta, Senin (12/10/2020).

Kepada polisi, keduanya mengaku telah menjual lima sepeda motor matik hasil curian. Uang hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Aksi pencurian terakhir yang tertangkap kamera CCTV, kedua pelaku mencuri motor penghuni indekos di Jalan Jelambar Raya, Grogol Petamburan pada 8 Oktober 2020.

Polisi kemudian membawa CCTV dan mengumpulkan keterangan beberapa saksi untuk penelusuran pelaku. Pelaku pertama ditangkap pada Ahad (11/10) malam. UN ditangkap terlebih dulu, baru kemudian tersangka JN di kawasan indekos di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

"Satu pelaku yang berusaha melakukan perlawanan berhasil dilumpuhkan dengan tindakan tegas ditembak di bagian kaki," ujar Seno.

Polisi juga menyita barang bukti berupa tiga sepeda motor tanpa surat lengkap yang diduga hasil curian. Saat kamar kos pelaku diperiksa, polisi menemukan enam mata kunci letter T yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksi pencurian.

"Di tiap-tiap lokasi kejadian, kedua pelaku sering bergantian peran. Artinya keduanya mempunyai keahlian untuk melakukan pencurian," ujar Seno.

Selanjutnya, kedua pelaku ditahan di Mapolsek Tanjung Duren Jakarta Barat dan diganjar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA