Ini Jumlah Anggota Alami Luka Saat Rusuh Demo

IN
Oleh inilahcom
Selasa 13 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Anggota TNI-Polri mengalami luka-luka saat menjalankan tugas menjaga aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis, 8 Oktober 2020.

"Demo rusuh mengakibatkan korban di kepolisian dan TNI. Jadi, ada 29 anggota Porli luka, enam dirawat dan tiga anggota TNI dirawat inap," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/10/2020).

Demo pun mengakibatkan rusaknya beberapa fasilitas umum. Di antaranya, 25 halte bus TransJakarta dibakar, 18 pos polisi dirusak dan dibakar, serta kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dirusak dan dijarah.

"Ada juga enam mobil, fasilitas sepeda umum untuk car free day, pagar lampu, tiga mobil di proyek Pasar Senen dan bioskop Grand Theater Jakarta juga dibakar," beber jenderal bintang dua itu.

Polda Metro Jaya menangkap 1.192 orang. Sebanyak 54 orang dinyatakan sebagai tersangka. Sebanyak 28 orang di antaranya ditahan karena melakukan tindak pidana dengan hukuman di atas lima tahun penjara.

Kemudian perkara 135 orang berpotensi naik ke tingkat penyidikan. Sedangkan, 83 orang lainnya sudah ditingkatkan ke proses penyidikan.

Ribuan orang itu didominasi pelajar. Siswa yang tidak terbukti bersalah telah dipulangkan dengan syarat dijemput orang tua dan membuat surat pernyataan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA