Alumni Unpad Ingin Produk UMKM Masuk Pasar Ekspor

IN
Oleh inilahcom
Selasa 13 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Sejumlah alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) membentuk Bumi Alumni, tujuannya mengembangkan UMKM yang berorientasi ekspor.

Dalam waktu singkat, Bumi Alumni berhasil membangun platform digital dan offline demi pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), dengan harapan bisa mengembangkan komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, Bumi Alumni menggandeng pemerintah daerah dan swasta.

Umar Hadi, Dewan Pembina Bumi Alumni, melalui keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (13/10/2020), berharap, pengurus Bumi Alumni bisa berkiprah secara internasioal, sesuai motto 'think globally, act small, move fast'. "Apa lagi berdasarkan hasil pantauan melalui group di beberapa media sosial, terkait dengan geliat pelaku UMKM yang berasal dari Alumni Unpad ini sudah cukup aktif," ujar Umar.

Umar mencontohkan Korea Selatan, di mana Koperasi dan UMKM-nya begitu kuat dan konsisten menyokong proses produksi perusahaan besar, seperti Samsung, Hyundai dan Daewoo. "Saya juga telah melihat produk-prudk dari pelaku UMKM Alumni Unpad di platform digita IG (Instagram) dan meminta staffnya untuk melihat potensi produk-produk UMKM agar dapat menembus pasar di Korea Selatan," harapnya.

Harapan yang sama disampaikan salah satu pendiri Bumi Alumni yang juga mantan Menteri ATR/Kepala BPN periode 2014-2016, Ferry Mursyidan Baldan. Dia bilang, Bumi Alumni akan menjadi ruang kolaborasi dari seluruh energi Alumni Unpad, yang begitu banyak dan berpotensi besar untuk mampu menyinari negeri ini. "Saya berharap Perkumpulan ini akan menjadi ruang Kolaborasi energi Alumni UNPAD (yang begitu banyak dan dengan potensi besar) untuk sinari Negeri," kata Ferry.

Informasi saja, tokoh-tokoh yang terlibat dalam Bumi Alumni antara lain Ferry Mursyidan Baldan (mantan Menteri ATR/Kepala BPN), dan James Ibrahim (Tokoh dan Dewan Penasihat IKAHI Unpad yang juga duduk sebagai Dewan Pengawas Perkumpulan Bumi Alumni).

Ada pula Prof Eddy Damian, Dr Emmy Marni Mustafa, Inda D Hasman dan R Muharam Perbawamukti. Sedangkan Dewan Pembina terdiri dari Umar Hadi; Dubes Indonesia untuk Korea Selatan, Prof Obsatar Sinaga (salah satu tokoh yang terlibat mendukung gerakan UMKM Alumni Unpad); Prof Susi Dwi Harijanti; Dr Indra Prawira, dan Ayi Vivananda.

Kepengurusan Bumi Alumni terdiri dari 11 bidang dan 8 koordinator wilayah. Sekretaris Umum dijabat oleh Arie Budiman, yang dibantu Raja Syamsurizal selaku Wakil Sekum. Bendahara Umum dipegang oleh Dwi Purwati, dengan wakilnya Sri Rossi Amalia. Ketua Bumi Alumni, Ary Zulfikar atau Azoo menyampaikan, Bumi Alumni didirikan karena melihat banyaknya potensi produk-pruduk UMKM Alumni Unpad.

Menurut Ferry, perlu ada organisasi yang lebih kuat untuk menampung potensi-potensi tersebut, sehingga, program bisa dilakukan secara sistematis dan bertanggungjawab. Dalam hal ini, Bumi Alumni dibentuk untuk memperkuat komunitas UMKM Alumni Unpad yang sebelumnya sudah dibentuk. Dari database yang ada, ada 690 alumni Unpad yang tergabung dalam UMKM Alumni Unpad. Jumlah ini akan terus bertambah seiring menguatnya Bumi Alumni.

Saat ini, Alumni Unpad yang telah bergabung dari lintas angkatan dan fakultas dalam platform digital umum: FB sebanyak kurang lebih 718 alumni, IG sebanyak 2.831 alumni, 3 WA group sebanyak kurang lebih 587 alumni. Saat ini, sedang dikembangkan platform digital mandiri yang dapat menampung aspirasi pelaku UMKM alumni unpad tanpa diskriminasi. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA