Kasus Dugaan Korupsi Proyek Fiktif

KPK Curigai Manipulasi Data Keuangan

IN
Oleh inilahcom
Rabu 14 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik dugaan manipulasi data keuangan dalam proyek-proyek subkontraktor fiktif di PT Waskita Karya (Persero).

Hal itu ditemukan tim penyidik usai melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar yang merupakan salah satu tersangka dalam perkara korupsi terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero).

"Tersangka YAS (Yuly Ariandi Siregar) dikonfirmasi mengenai peran Tersangka yang diduga memanipulasi berbagai data keuangan dalam proyek subkon fiktif ini," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (13/10/2020).

Tak hanya soal manipulasi data keuangan, KPK juga mendalami aliran uang yang diduga diterima Yuly Ariandi dan empat tersangka lainnya dari sejumlah proyek subkontraktor fiktif di Waskita Karya. Hal itu didalami penyidik dengan memeriksa staf Keuangan Divisi II PT Waskita Karya, Wagimin.

Penyidik juga memeriksa mantan Komisaris PT Aryana Sejahtera, Mohammad Hosen. Penyidik mencecar Hosen soal kegiatan operasional dan kontrak PT Aryana dengan PT Waskita Karya yang diduga fiktif. PT. Aryana Sejahtera merupakan salah satu dari empat perusahaan yang dipergunakan para tersangka kasus ini untuk mengerjakan sekitar 41 pekerjaan subkontraktor fiktif di 14 proyek yang digarap Waskita Karya.

"Penyidik mengkonfirmasi terkait kegiatan operasional dan kontrak PT Aryana Sejahtera dengan PT Waskita Karya yg diduga fiktif," kata Ali.

Diketahui, dalam kasus ini, KPK telah menjerat lima pejabat atau mantan pejabat PT Waskita Karya. Kelima tersangka itu, yakni mantan Direktur Utama (Dirut) Jasa Marga, Desi Arryani; Dirut PT Waskita Beton Precast, Jarot Subana; Wakil Kadiv II PT Waskita Karya, Fakih Usman. Kemudian, Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman; serta Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar.

Saat kasus korupsi ini terjadi, Desi Arryani menjabat sebagai Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, Jarot Subana selaku Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya, sementara Fakih Usman sebagai Kepala Proyek dan Kepala Bagian Pengendalian pada Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA