Mahasiswa dan Satpam Tersangka Demo Rusuh

IN
Oleh inilahcom
Rabu 14 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Malang - Polresta Malang Kota kembali menetapkan dua tambahan tersangka atas kejadian demo rusuh di kawasan Alun-alun Tugu, Kota Malang saat menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja, pada Kamis, (8/10/2020) lalu.

Mereka adalah, BK (23 tahun) seorang mahasiswa warga Dampit, Kabupaten Malang dan RP (27 tahun) seorang satpam warga Wagir, Kabupaten Malang. Sebelumnya, AN (21 tahun) kuli bangunan warga Wagir Kabupaten Malang sudah ditetapkan tersangka. Total ada 3 tersangka dalam demo rusuh itu.

"Penambahan tersangka ini setelah kami kembangkan dari tersangka atas nama AN. Kami amankan dua orang lagi terkait dengan pelemparan petugas dan gedung DPRD maupun perusakan terhadap mobil Satpol PP," kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu, Rabu, (14/10/2020).


Azi mengatakan, dua tersangka baru ini satu berasal dari 129 demonstran yang ditangkap saat demo rusuh berlangsung dan satu tersangka di luar 129 demonstran itu. Mereka ditangkap berdasarkan hasil analisa video saat demo rusuh terjadi.

"Satu dari 129 demonstran yang satu di luar itu. Mereka kita tangkap berdasarkan analisa video yang ada. Mereka sudah jadi tersangka dan kami tahan," ujar Azi.

Akibat perbuatanya, mereka dijerat dengan pasal 170 subsider pasal 406 KUHP tentang pengerusakan terhadap orang atau barang dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA