Manager Wilayah WIKA Ditahan Lebih Lama

IN
Oleh inilahcom
Jumat 16 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - KPK memperpanjang penahanan Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya I Ketut Suarbawa dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Waterfront Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar, Riau, Adnan.

Keduanya merupakan tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan dan pelaksanaan pembangunan jembatan Waterfront City di Kampar, tahun anggaran 2015-2016.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan terhadap dua tersangka selama 40 hari dimulai tanggal 19 Oktober 2020 sampai dengan 27 November 2020 untuk Tersangka Adnan dan Tersangka I Ketut Suarbawa yang ditahan di Rutan Cabang KPK pada Gedung Merah Putih," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (15/10/2020).

Perpanjangan masa penahanan Ketut Suarbawa dan Adnan dilakukan penyidik untuk merampungkan berkas penyidikan kedua tersangka. Saat ini penyidik sedang mendalami aliran dana yang diterima Ketut Suarbawa dan Adnan maupun pihak lainnya.

Pendalaman mengenai hal tersebut dilakukan penyidik dengan memeriksa lima pegawai PT Wijaya Karya pada hari ini. Kelima pegawai PT WIKA yang menjadi saksi hari ini, yaitu Bayu Cahya Saputra selaku Kepala Seksi Proyek Kecil, Staf pada Quantity Surveyor PT. WIJAYA KARYA (Persero) Tbk, Departemen Sipil Umum 2, Divisi 4 area Pulau Jawa dan Bali dan pada tahun 2015-2016 menjabat sebagai Kepala Seksi Teknik Komersial Tim Jembatan Waterfront City Bangkinang dari PT. WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. Selain Bayu, penyidik juga memeriksa karyawan PT WIKA, Bimo Laksono; Project Manajer PT WIKA, Didiet Hadianto; staf marketing PT WIKA, Firjan Taufa; serta pegawai PT WIKA lainnya, Ucok Jimmy.

"Para saksi saling dikonfrontasi dan didalami pengetahuannya mengenai dugaan adanya pemberian sejumlah uang kepada dua tersangka dan pihak-pihak lainnya dan juga terkait besaran jumlah biaya-biaya yang dikeluarkan oleh PT WIKA untuk proyek pembangunan jembatan Waterfront City Tahun Anggaran 2015-2016," kata Ali.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA