Kamtibmas Terancam Bila 7 Sikap KAMI Ditolelir

IN
Oleh inilahcom
Jumat 16 Oktober 2020
share
Ketua Tim Task Force FAPP, Petrus Selestinus

INILAHCOM, Jakarta - Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP),
meminta proses hukum terhadap Syahganda Nainggolan cs tidak boleh berhenti di tengah jalan, tetapi diproses hingga Pengadilan.

"Ini sebagai konsekuensi dari prinsip negara hukum. Polri telah bertindak mengedepankan hukum dan prinsip Bonum Commune dalam setiap tindakan, demi menyelamatkan kepentingan umum yang lebih besar," kata Ketua Tim Task Force FAPP, Petrus Selestinus, Jumat (16/10/2020).

FAPP, kata Petrus, juga menolak keras tujuh butir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) usai delapan petingginya yang ditangkap polisi. Pasalnya, bila ditolelir bakal mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Adapun pernyataan KAMI dimuat dalam keterangan tertulis yang mengatasnamakan Presidium KAMI.

Dalam keterangannya, turut terdapat tanda tangan dari Gatot Nurmantyo, Din Syamsudin dan Rochmat Wahab. Ada tujuh butir pernyataan dari Presidium KAMI menanggapi penangkapan sejumlah petinggi mereka.


"Sebagaimana telah direlease ke media tanggal 14 Oktober 2020, karena itu apabila sikap KAMI ditolerir, maka ancaman terhadap ketertiban dan kemanan serta jaminan terhadap rasa aman dan damai di ruang publik sebagai bagian dari Bonum Commune semakin jauh dari harapan dan itu bertentangan dengan jati diri Polri yaitu Polri yang promoter dan bertanggung jawab," tandasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA