Fadli Zon : Dulu kolonialis Belanda lebih sopan

IN
Oleh inilahcom
Jumat 16 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Anggota DPR Fadli Zon mengkritik perlakuan Polri terhadap para deklator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yakni Syahganda Nainggolan cs yang dikenakan baju tahanan, diborgol saat konferensi pers yang digelar di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (15/10/2020) kemarin.

Adapun sejumlah anggota KAMI sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penghasutan terkait demo tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja yang berakhir ricuh pada Kamis (8/10/2020) lalu.


Menurut Fadli Zon, dulu kolonialis Belanda jauh lebih sopan dan manusiawi dalam memperlakukan tahanan politik dibanding apa yang dilakukan terhadap para aktivis KAMI.

"Dulu kolonialis Belanda jauh lebih sopan dan manusiawi memperlakukan tahanan politik," tulis Fadli di akun Twitternya, Jumat (16/10/2020).


"Lihat Bung Karno di Ende, Bengkulu dan Bangka. Bung Hatta dan Syahrir memang lebih berat di Digul. Di Bandanaitra lebih longgar. Meraka masih diperlakukan manusiawi bahkan diberi gaji bulanan," kata dia.


Diketahui, delapan orang yang tergabung dalam KAMI ditangkap anggota Polri. Empat diamankan di Medan antara lain Juliana, Devi, Khairi Amri dan Wahyu Rasari Putri. Sementara empat orang lainnya diamankan di Jakarta. Yakni, Anton Permana, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Kingkin.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA