Firli Cs Usul Mobil Dinas

Harusnya Empati Dengan Kondisi Bangsa

IN
Oleh inilahcom
Jumat 16 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Rencana pengadaan mobil dinas untuk pimpinan KPK jilid V dinilai menghilangkan rasa empati terhadap kondisi bangsa dan negara.
Mantan Komisioner KPK Laode M Syarif mengingatkan kondisi bangsa sedang sulit ditengah pandemi Covid 19 sehingga tak etis jika pimpinan KPK era Firli cs justru ingin mobil dinas.
"Pimpinan KPK dan seluruh jajarannya harus berempati pada kondisi bangsa yang orang miskinnya masih mencapai 20 jutaan dan penambahan kemiskinan baru akibat COVID-19 yang menurut BPS sebanyak 26,42 juta sehingga kurang pantas untuk meminta fasilitas negara disaat masyarakat masih prihatin seperti sekarang," ujar Laodekepada media, Jumat (16/10/2020).
Selama menjabat pimpinan KPK jilid IV, tak sekalipun kata La Ode, urusan mobil dinas dibahas."Kami tidak pernah membahas tentang pengadaan mobil dinas buat pimpinan dan pejabat struktural," tegasnya.
Menurut Laode meski KPK telah beralih statusnya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) namun tetap harus menjunjung nilai-nilai luhur KPK yang independen dan menerapkan kesederhanaan.
Sebelumnya Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan alasan pengadaan mobil dinas karena pimpinan KPK, Dewas dan pejabat struktural tidak memilikinya.
Pengadaan mobil dinas pun diajukan oleh Kesekjenan untuk anggaran tahun 2021 yang diusulkan tahun 2020.
Namun Ali menyebut belum bisa merinci berapa unit mobil yang akan dianggarkan oleh KPK. Menurutnya, hal ini akan mengacu pada Organisasi dan Tata Kerja Komisi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA