Pandemi Melanda, Begini Kondisi Kawasan Kemayoran

IN
Oleh inilahcom
Senin 19 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pandemi Covid-19 masih terus terjadi, kewaspadaan akan kebersihan serta kesadaran menjaga kesehatan sangat diperlukan karena lingkungan bersih dan sehat merupakan faktor penting dalam pencegahan penyebaran virus corona. Hal ini pun konsisten dilakukan oleh Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran)


Pandemi Covid-19 saat ini tidak menghentikan semangat PPK Kemayoran dalam penataan dan pemeliharaan lingkungan di kawasan seluas 454 hektar ini. Melalui Tim Swakelola Tata Hijau dan Kebersihan, kegiatan perawatan dan pembersihan rutin tetap dilaksanakan.


Tidak hanya kebersihan dan perawatan saja, pemangkasan pohon, pembibitan hingga pengurangan sampah juga dilakukan dengan memanfaatkan bahan daur ulang untuk fasilitas taman dan jalur hijau yang ada di Kemayoran.


Tim Swakelola Tata Hijau dan Kebersihan PPK Kemayoran diwajibkan menerapkan protokol kebersihan seperti rajin mencuci tangan dan menggunakan masker. Selain itu PPK Kemayoran juga aktif mengontrol dan mengingatkan agar para pekerja menghindari keramaian, aktif mengecek suhu tubuh serta tidak bekerja saat sakit. Tidak hanya itu, PPK Kemayoran juga membagikan masker kain kepada para pekerja dan hand sanitizer.

Kepala Divisi Manajemen Pemeliharaan Lingkungan PPK Kemayoran, Ahmad Suryadi mengatakan bahwa Tim Swakelola Tata Hijau dan Kebersihan menjadi salah satu unsur penting dalam merawat kawasan, khususnya di masa pandemi saat ini.


"Harapannya saat ini agar Tim Swakelola Tata Hijau dan Kebersihan tetap semangat bekerja di masa pandemi. Cara yang bisa kami lakukan adalah kita hadir mendampingi mereka dan memberikan arahan serta perlindungan supaya mereka merasa aman dan semangat dalam bekerja", ungkap A. Suryadi.

Selain sering dihelat acara-acara khas Jakarta, kawasan ini juga turut berpartisipasi untuk melestarikan ciri khas budaya Betawi, yaitu dengan mendirikan monumen ondel-ondel.


Ondel-ondel sebagai landmark kawasan Kemayoran di sisi Selatan Jalan Benyamin Sueb merupakan penanda secara visual dan memberi karakter kawasan yang diambil dari ikon budaya Betawi dengan memperbesar skala, sehingga keberadaannya lebih dilihat banyak orang saat melintasi jalan utama tersebut. Hal ini sejalan dengan tujuan PPK Kemayoran dalam meningkatkan rasa ikut memiliki dan menanamkan kebanggaan terhadap budaya Betawi secara aktif dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah serta mendorong perkembangan industri kreatif berbasis budaya.


Kemegahan monumen ondel-ondel ini dibilang sebagai penyegar ditengah kepenatan lalu lintas bundaran Jalan Runaway Kemayoran ini.

"Diharapkan nantinya di area monumen ondel-ondel Kemayoran akan ada plakat untuk memberikan informasi asal-muasal ondel-ondel dan filosofi dibalik warna ondel-ondel tersebut, sehingga masyarakat bisa mengetahui hal seputar ondel-ondel." ungkap Riski Renando selaku Direktur Perencanaan dan Pembangunan PPK Kemayoran Didirikan sejak Januari 2014 lalu oleh PPK Kemayoran.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA