Terkuak Penggerak Imbau Bawa Oli Saat Demo Ricuh

IN
Oleh inilahcom
Selasa 20 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Ditemukan adanya ajakan penggerak dan provokasi pelajar dalam ricuh unjuk rasa tolak Omnibus Law pada 8 dan 13 Oktober 2020, juga mengajak untuk membuat ricuh pada unjuk rasa 20 Oktober 2020.

Hal ini diketahui setelah dua orang admin grup FaceBook "STM Se-Jabodetabek" dibekuk Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

"Ada juga tanggal 20 Oktober 2020 ini, buat kawan-kawan ogut jangan lupa bawa oli supaya polisinya jatuh, ini ajakan untuk hari ini," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono , Selasa (20/10/2020).

Argo pun mengimbau kepada para pengunjuk rasa yang ingin menyampaikan aspirasinya secara damai untuk waspada terhadap penyusup tak bertanggung jawab yang ingin menimbulkan kekacauan.

"Kami menyampaikan kepada masyarakat bahwa harus hati-hati, dan para peserta demo menaati aturan-aturan jangan sampai ditunggangi, jangan sampai disusupi karena ada informasi yang kita dapatkan bahwa hari ini juga akan dibuat rusuh," tambahnya


Sebelumnya, tiga pelajar berinisial MLAI (16), WH (16) dan SN (17) ditangkap aparat kepolisian, di tiga lokasi yang berbeda.

MLAI dan WH diamankan atas perannya sebagai admin grup Facebook "STM Se-Jabodetabek" yang memuat hasutan kepada para pelajar untuk membuat kerusuhan saat berlangsungnya unjuk rasa. Grup Facebook "STM se-Jabodetabek" tersebut diketahui mempunyai sekitar 20.000 anggota.

Sedangkan pemuda yang ketiga yang berinisial SN, diamankan atas perannya sebagai admin akun Instagram @panjang.umur.perlawanan yang juga memuat konten hasutan dan provokasi untuk membuat kerusuhan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA