Pemerintah Kaji Jalur Kereta Api di Pulau Sumbawa

IN
Oleh inilahcom
Selasa 20 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), berencana membangun jalur kereta api di Pulau Sumbawa.

Rencana itu ingin dilakukan guna efisiensi waktu dan menghubungkan konektivitas moda transportasi di pulau terbesar di NTB itu.

"Kalau dari sisi jarak 500 km itu layak, kalau di bawah 500 km itu cukup transportasi darat, seperti bus. Tapi seperti apa kita perlu hitung. Makanya kita perlu survei dulu," kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windia, Selasa (20/10/2020).

Ia menjelaskan, rencana jalur kereta api tersebut akan di bangun mulai dari Pelabuhan Poto Tano di Kabupaten Sumbawa Barat sampai Sape di Kabupaten Bima.

"Pembangunan ini untuk efisiensi jarak tempuh. Karena jarak Poto Tano sampai Sape itu 560 km," ujar Bayu.

Menurut dia, pembangunan jalur kereta api di Pulau Sumbawa tersebut sejalan dengan rencana pemerintah pusat yang akan membangun jalur kereta api di seluruh wilayah Indonesia.

"Jadi nanti ini inline dengan rencana pemerintah pusat yang akan membangun jalur kereta api di Indonesia," tuturnya.

Terkait pelaksanaan survei tersebut, Bayu menegaskan baru bisa dilakukan 2021. Sedangkan, untuk biaya kebutuhan anggaran untuk jalur kereta api tersebut tergantung dari hasil survei yang nantinya dilakukan.

"Kalau untuk anggaran yang dibutuhkan kita belum tahu, karena nanti semua tergantung dari hasil survei. Apalagi prosesnya juga masih panjang," pungkasnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA