Tinggal Berdua Kakak Hamili Adik Tiri

IN
Oleh inilahcom
Kamis 22 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Sumenep - Misteri bayi laki-laki yang dibuang di belakang Puskesmas Gapura, Sumenep mulai terkuak. Polisi mengamankan AD (25), warga Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura sebagai tersangka pelaku pembuang bayi itu. AD juga sebagai ayah bayi itu.

"Bayi yang dibuang itu merupakan hasil hubungan terlarang AD dan YF (16) yang masih saudara tiri. Mereka satu ibu tetapi lain bapak," kata Kapolres Sumenep, AKBP Darman, Rabu (21/10/2020).

AD dan YF tinggal dalam satu rumah. Sedangkan orang tua mereka bekerja di Jakarta. Kebetulan rumah dalam kondisi sepi, sehingga terjadilah hubungan suami istri antara kakak dan adik tiri itu. "Akibat hubungan terlarang itu, YF hamil, tapi ia menyembunyikan kehamilannya dari siapapun, termasuk AD, karena dia takut," ujar Darman.

Bahkan, lanjutnya, YF yang masih duduk di bangku SMP ini terpaksa mengundurkan diri dari sekolah karena kehamilannya. "YF ini statusnya ketika itu masih pelajar aktif. Tapi karena hamil di luar nikah, dia berhenti dari sekolah," terangnya.

Pada 18 September 2020, warga Sumenep dihebohkan dengan penemuan bayi di bawah pagar tembok pembatas belakang Puskesmas Gapura. Saat ditemukan, bayi diletakkan di dalam kardus air mineral dibalut dengan kain sarung. Sementara tali pusarnya sudah terputus.

Bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang pencari rumput. Bayi tersebut saat ini telah diserahkan ke UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Anak Balita (PPSAB) Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA