Kerap Tidur Bareng Wanita ini Rela Dipenjara

IN
Oleh inilahcom
Senin 26 Oktober 2020
share
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Dari delapan tersangka satu jaringan narkoba, yang diungkap Polrestabes Surabaya, dua di antaranya merupakan sepasang kekasih. Yakni Gadis (20) dan Pandu (23) warga Semampir, Surabaya. Keduanya menjalin hubungan mesra sebagai pacar dan sudah tinggal seatap di kos.

Tak hanya melakukan hubungan layaknya suami istri, mereka juga sepakat sama-sama mau memakai narkoba.

Sembari merunduk dan menutup wajahnya, Gadis awalnya mengaku tak bersalah dan tak terlibat. Hanya saja usai diminta melaporkan ke Propam Polri oleh Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian ia pun mengaku jika mengonsumsi sabu. Bahkan saat diminta memilih, bebas ataukah sama pacar pakai narkoba dalam penjara, ia memilih pacarnya.

"Iya saya juga pakai sabu sama pacar saya. Ya kalau disuruh milih, saya pilih Pandu (pacarnya.red). Ya pakai buat gitu," cetusnya kepada jurnalis saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya bersama tujuh pelaku lain.

Selain kedua pasangan tersebut, petugas juga mengamankan enam pelaku lain yakni GD (45) Diwek, Jombang, Yantik (32), Zakaria (50), dan tiga pelaku lain yang merupakan residivis kasus narkoba.


AKBP Memo, Satreskoba Polrestabes Surabaya mengungkap, jaringan bandar narkoba di Jombang. Dari hasil pembongkaran itu, total 8,8 kilogram sabu dan 17.758 butir pil happy five serta ribuan pil LL.

Perwira melati dua in juga menjelaskan bahwa salah satu pengungkapan ini berasal dari sepasang kekasih, Pandu (25) dan Gadis (25) pada Agustus 2020. Pandu merupakan kurir sabu yang biasanya bertugas melakukan ranjau di wilayah Surabaya. Sementara Gadis bertugas untuk membantunya.

"Kami kembangkan lalu mengarah pada tersangka Yatiek, warga Manukan dengan barang bukti 1,5 kilogram," ujar Memo.

Kemudian kasus ini dikembangkan dan mendapatkan total 8,8 kg sabu dan 17 ribul pil H5. Mereka akan dijerat dengan pasal 114, 112 tentang tindak pidana penyalahginaan narkotika.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA