Gus Nur Ditahan, Begini Reaksi PA 212

IN
Oleh inilahcom
Senin 26 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyampaikan, semestinya kasus ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU) yang menjerat Sugi Nur Rahardjaalias Gus Nur diselesaikan dengan dialog atau tabayyun antara kedua belah pihak tidak perlu ke ranah hukum.

"Permasalahan ini adalah permasalahan beda pendapat yang seharusnya bisa diselesaikan dengan dialog dan tabayyun, bukan dengan memanfaatkan kekuasaan lalu memaksakan proses hukum dengan suka-suka," ujar Novel, Senin (26/10/2020).

Novel menyampaikan, pihaknya sedang berupaya mengajukan penangguhan penahanan Gus Nur ke penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Sampai saat ini saya dkk sedang mengupayakan penangguhan penahanan bagi Gus Nur," tuturnya.

Diketahui, Gus Nur ditangkap di kediamannya, di Malang, Jawa Timur pada Sabtu (24/10/2020). Ia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri atas dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Hal ini menyusul adanya pelaporan ke Bareskrim Polri, oleh salah satunya Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, Azis Hakim pada (21/10/2020).

Selain Azis Hakim, PP Gerakan Pemuda (GP) Ansor juga melaporkan Gus Nur ke Bareskrim Polri atas tuduhan yang sama. Gus Nur dianggap melecehkan NU dalam sebuah video wawancara bersama Refly Harun. Video tersebut diunggah di salah satu kanal YouTube pada 16 Oktober 2020.

Gus Nur dijerat Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) dan/atau Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) Undang- Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP dan/atau Pasal 207 KUHP.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA