;pencabulan;sidoarjo;

Cabuli Balita, Massa Rusak Rumah Orangtua Pelaku

IN
Oleh inilahcom
Selasa 27 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Sidoarjo - Warga Desa Simoangin-angin, Kecamatan Wonoayu, merusak rumah terduga orang tua pelaku pencabulan berinisial NMO.

Aksi massa tersebut dipicu oleh ulah NMO yang juga anak Ali Djafar, diduga melakukan perbuatan cabul kepada Bunga (5) pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB di rumah NMO.

Pj. Kapolsek Wonoayu AKP Sumono mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari warga jika di Desa Simoangin-angin ada salah satu rumah warga yang dirusak massa.

"Anggota kami langsung ke lokasi bersama anggota Koramil Wonoayu, untuk mengamankan lokasi. Namun sudah tidak ada massa," kata dia.


Peristiwa perusakan rumah Ali Djafar itu begitu cepat kejadiannya. Pelaku di perkirakan lebih dari dua orang. Akibat pengerusakan itu, mengakibatkan kaca mobil korban jenis sedan mazda yang diparkir di teras, bagian belakang mengalami pecah, tiga kaca jendela rumah pecah dan pintu pagar depan rumah mengalami kerusakan.

"Kejadian itu sudah dilaporkan ke polisi. Sekarang keluarga Ali Djafar tak tinggal di situ lagi," terangnya.

Awal mula ayah bunga diinformasikan oleh istrinya bahwa Bunga telah dicabuli oleh NMO. Saat keadaan sepi dan Bunga sedang main, tiba-tiba NMO memegang dan langsung menggendong Bunga ke dalam kamar.


Lantaran ibu korban curiga anaknya tak kembali, dia bergegas menuju rumah NMO. Saat berada di teras rumah tersebut, Ibu korban berusaha memeriksa kamar depan. Ternyata bunga dalam keadaan tak memakai celana dalam. Tanpa basa-basi korban Bunga langsung diambil lewat jendela depan dan dibawa pulang.

Sesampai di rumah, Bunga bilang ke ibunya, jika kemaluannya merasa nyeri. Nah, berawal dari situlah keluarga korban melapor ke Mapolresta Sidoarjo. Sementara itu Wakasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Imam Yuwono membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan itu.

"Laporan keluarga korban sudah diterima, sekarang dalam proses penyelidikan," tegas mantan Kasat Narkoba Polres Pasuruan itu. [beritajatim]


BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA