Bea Cukai Madura Edukasi Masyarakat Tentang Cukai

IN
Oleh inilahcom
Selasa 27 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Pamekasan - Dalam rangka memberikan pemahaman mengenai ketentuan cukai kepada pengguna jasanya, Bea Cukai Madura mengadakan sosialiasasi terkait cukai dalam dua kegiatan berbeda, melalui video conference dan talkshow radio, pada Kamis (22/10).

Sosialisasi via zoom terkait perubahan Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) diselenggarakan sebagai upaya membantu pengusaha pabrik hasil tembakauagar mematuhi persyaratan perizinan NPPBKC.

"Seluruh pengusaha pabrik hasil tembakau di wilayah pengawasan Bea Cukai Madura yang sudah mempunyai NPPBKC kami undang sebagai peserta dalam sosialisasi tersebut," ujar Ako Rako Kembaren, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis Bea Cukai Madura.

Ako menyampaikan dalam pemaparannya bahwa ada enam hal yang mengakibatkan pengusaha pabrik hasil tembakauharus mengajukan perubahan NPPBKC, dan lima hal yang menyebabkan pengusaha tersebut harus menyampaikan pemberitahuan perubahan. Persyaratan dan tatalaksana terkait perubahan NPPBKC turut dipaparkan Ako dalam sosialisasi tersebut.

"Sosialisasi ini diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik antara pengusaha pabrik hasil tembakau dengan petugas Bea Cukai guna membangun Madura menjadi lebih baik lagi," harap Ako.

Sementara itu, pada hari yang sama, dalam rangka memberikan pemahaman mengenai ketentuan cukai, Bea Cukai Madura juga selenggarakan talkshow bertema "Pahami Cukai, Bangun Madura Bersama" di Radio RRI Sumenep.

Pegawai dari Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura menjadi narasumber pada kesempatan tersebut.

Menurut Ako, hal ini sejalan dengan semakin banyaknya masyarakat yang mendaftarkan pabrik rokoknya, yang menandakan bahwa masyarakat semakin sadar akan cukai dan sadar akan legalitas.

"Kegiatan talkshow diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk semakin paham dan sadar akan cukai, sehingga kita bersama-sama membangun madura ke arah yang makin baik," pungkas Ako.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA