Dua Calon Wawali Dilaporkan ke Bawaslu

IN
Oleh inilahcom
Rabu 28 Oktober 2020
share
Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI), di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan

INILAHCOM, Jakarta - Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI), Selasa (27/10) secara resmi melaporkan dua Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati dan Ruhamaben, ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), atas dugaan melakukan tindakan pembohongan publik, terkait jenjang pendidikan.

Rahayu Saraswati dan Ruhamaben diketahui sebelumnya, mengaku pernah belajar di luar negeri sampai jenjang perguruan tinggi. Namun, berdasarkan data dalam berkas persyaratan calon, seperti tercantum dalam kolom riwayat hidup yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, Rahayu Saraswati dan Ruhamaben tercatat hanya tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Presidium Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (JPMI) Andi Maulana mengatakan, kedua calon Wakil Walikota Tangsel tersebut, berdasarkan fakta yang ada, diduga terindikasi telah melakukan pembohongan publik.

"Kami hari ini datang ke Bawaslu melaporkan calon Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati dan Ruhamaben. Kami disini melihat, kedua calon ini diduga terindikasi telah melakukan tindakan kebohongan publik, Tentu tindakan ini masuk dalam kategori pidana" kata, Andi Maulana, dalam keterangannya, Rabu (28/10/2020).

Sebelumnya Komisioner KPU Tangsel, Ahmad Mujahid Zen saat di konfirmasi, membenarkan terkait Calon Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati dan Ruhamaben, hanya menyerahkan berkas pendaftaran, dengan mencatat jenjang pendidikan akhir, hanya sampai SMA.

"Gak nyantumin, itu Ruhamaben dan Rahayu Saraswati cuma nyantuminnya sampe SMA doang. Kemarin bilangnya, ribet katanya legalisir ijazahnya," katanya saat dikonfirmasi.

Diketahui, pelaporan JPMI tersebut, kata Andi, diterima anggota Bawaslu Tangsel, Riyadi Assomady, bernomor 031/PL/PW/Kota/11.03/X/2020. Adapun bukti pelaporan tersebut berupa, 1 buah print riwayat hidup atas nama Rahayu Saraswati dan Ruhamaben.

Hingga berita ini diturunkan Bawaslu Tangsel belum memberikan keterangan terkait laporan dua calon Wawali tersebut.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA