Buntut Celoteh Macron

Boikot Produk Perancis, SPBU TOTAL Bakal Ambyar

IN
Oleh inilahcom
Rabu 28 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang menyinggung umat Islam, berbuntutnya panjang, Melahirkan aksi boikot produk Perancis di mana-mana. Termasuk di tanah air.

Selain itu, dukungan Presiden macron terhadap Majalah Satire yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad SAW, menimbulkan luka mendalam bagi seluruh umat Muslim di dunia. Alhasil, kampanye boikot produk Perancis tak bisa dibendung.

Beberapa asosiasi perdagangan di negara Timur Tengah mengumumkan boikot produk Perancis, sebagai bentuk protes atas komentar tersebut. Sejumlah negara yang telah melakukan gerakan boikot adalah Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Aljazair, Sudan, Palestina, dan Maroko. Dan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan turun gunung untuk menyerukan agar rakyatnya memboikot produk Perancis.

Memang belum diketahui secara pasti seberapa besar pengaruh kampanye boikot produk Perancis yang dilakukan sejumlah negara di Timur Tengah terhadap perekonomian Perancis. Namun, jika negara dengan mayoritas penduduknya muslim mengikuti langkah tersebut, maka hal ini bisa menjadi ancaman serius bagi Perancis.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Politisi senior Partai Gerindra, Fadli Zon melontarkan kritik keras terhadap pernyataan Macron. Melalui akun twitternya, anggota DPR nan vokal ini, menyerukan boikot untuk produk Perancis.

"Pernyataan Presiden Prancis Macron telah melukai banyak umat Islam di seluruh dunia. Ini contoh pemimpin negara yang Islamophobia diskriminatif dan rasis. Mari kita boikot produk-produk Prancis!"

Jika ajakan Fadli Zon ini terjadi, setidaknya akan ada beberapa produk asal Perancis yang terancam kena boikot. Misalnya, produk kosmetik dan perawatan kulit yang diproduksi L'Oreal. Adapula produk fesyen papan atas yang kerap dijumpai di pusat perbelanjaan Indonesia, seperti Louis Vuitton, Chanel, Hermes, Mont Blanc dan lainnya. Di sektor otomotif, ada Renault dan Peugeot.

Sedangkan sektor energi, raksasa migas asal Prancis yakni TOTAL sudah lama berbisnis energi dan bahan bakar minyak (BBM) di Tanah Air.
Di Indonesia, grup TOTAL diwakili oleh afiliasi di sektor hulu dan hilir, di sektor eksplorasi dan produksi (hulu), TOTAL E&P Indonsie (TEPI) telah telah hadir di Indonesia sejak 1968.

Di sektor hilir TOTAL di Indonesia diwakili oleh PT TOTAL Oil Indonesia yang beroperasi sejak tahun 2003 diawali dengan bisnis pelumas dengan pendistribusian berbagai produk secara nasional dengan merek TOTAL dan ELF.

Selain itu, TOTAL memulai pasar bahan bakar ritel (SPBU) pada tahun 2009 dan hingga saat ini TOTAL mengoperasikan 18 SPBU yang tersebar di berbagai lokasi strategis di kawasan urban Jabodetabek serta Bandung. Bisa jadi, hari-hari ini, SPBU Total bakal semakin sepi pembeli.[ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA