Pandemi COVID19, Upah 2021 Dijaga untuk Cegah PHK

IN
Oleh inilahcom
Kamis 29 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerbitkan surat edaran yang isinya mengatur penetapan upah minimum 2021 di masa pandemi Covid-19.

Dalam surat edaran itu, disebutkan bahwa gubernur diminta menyesuaikan penetapan nilai upah minimum 2021, sama dengan nilai upah minimum 2020. Artinya, pemerintah tidak menaikan upah minimum.

Menanggap hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno mengaku bisa menerima. Harus diakui, saat ini, pemerintah menempati posisi sulit akibat pandemi Covid-19 di tanah air.

Sebab, menurut Hendrawan, di satu sisi perusahaan diimbau tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan. Namun, di sisi lain, ekonomi saat ini sedang terdampak pandemi COVID-19 yang menyulitkan pengusaha bergerak leluasa. "Ya memang sangat dilematis dalam kondisi kesulitan saat ini akibat resesi. Jadi dalam kondisi seperti ini adalah prioritas utama bagaimana perusahaan-perusahaan diimbau tidak melakukan PHK," ujar Hendrawan kepada wartawan, Rabu (28/10/2020).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, menjelaskan, apabila masyarakat menuntut kenaikan upah, maka hal itu sangat tidak bijak. Pasalnya, ekonomi saat ini, sedang terdampak begitupun para perusahaan. "Nah dalam kondisi begini kalau ada kenaikan upah memang sangat memukul ya. Karena pertumbuhan ekonomi juga minus," kata Hendrawan.

Oleh sebab itu, jalan tengah yang diambil pemerintah adalah tidak menaikan upah minimum 2021 ini. Hal ini juga sekaligus menjaga kemampuan perusahaan di tengah pandemi virus Korona ini. "Karenanya, ini kita anggap ini sebagai jalan tengah. Dari pihak pengusaha juga menahan diri tidak melakukan PHK, dari pihak karyawan juga menahan diri untuk tidak menuntut menaikan (gaji-Red) karena ini kan mengalami kesulitan," ungkapnya.

Sehingga, langkah yang dilakukan pemerintah ini adalah jalan tengah yang menguntungkan antara perusahaan dan juga para pegawai. Karena saat ini banyak perusahaan yang terdampak bahkan ada yang sampai merumahkan pegawainya. "Ya, artinya itu dianggap untuk saat ini kondisi sulit seperti ini dianggap resep yang solitif, win win solution," pungkasnya. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA