Aset Negara Hilang, Sri Mulyani Tuding Soeharto

IN
Oleh inilahcom
Jumat 30 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Tak sedang bercanda, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menuding Soeharto biang keladi raibnya aset negara.

masih kata Sri Mulyani, aset negara paling banyak menghilang ketika era Soeharto. Celakanya lagim tidak sedikit aset negara yang pindah tangan ke pihak swasta. "Mulanya Indonesia tadinya tidak punya neraca, jadi barang milik negara pun tidak diadministrasikan, tidak direcord. Kita asal bangun waktu bapak Soeharto banyak sekali enggak ada pembukuannya," ujar Sri Mulyani dalam video yang diunggah Juru Bicara Presiden RI, Kamis (29/10/2020).

Kata dia, buruknya pembukuan negara di Orde Baru membuat aset negara banyak yang hilang. Pembangunan yang masif tidak diikuti oleh neraca yang baik, sehingga berujung pada hilangnya aset. "Jadi waktu kemudian terjadi krisis kemudian kita punya undang-undang keuangan negara dan perbendaharaan negara, kita baru mulai membangun neraca keuangan di situlah baru muncul oh mari kita membukukan dan merecord, pertama mengadministrasikan, masukkan dulu dalam buku karena dulu sering sekali itu," katanya.

Dia menambahkan pada zaman orde baru banyak menteri leluasa menjual tanah tanpa ketahuan. Perbuatan tersebut bisa lolos dari jerat hukum lantaran tak adanya administrasi yang baik. "Banyak sekali barang milik negara, belum lagi kalau dulu tanah tanah, kalau menterinya lagi senang saya ingin jual tanah, saya jual tanah saja," tandasnya. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA