https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   30 October 2020 - 09:01 wib

Stok Beras 7Juta Ton, Mentan Syahrul Puji Petani

berita-profile

Inilah

0

0

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras petani dalam memenuhi cadangan pangan nasional selama musim tanam (MT) 2020.

Alhasil, kata Syahrul, persediaan atau stok beras hingga akhir tahun mencapai 7juta ton. Berdasarkan data Kerangka Sampling Area (KSA) BPS, produksi beras sepanjang 2020 tercatat mencapai 31,63 juta ton. Dengan konsumsi beras Nasional sebesar 30,08 juta ton pada 2020. Jumlah tersebut belum termasuk stok beras yang diperoleh dari musim tanam sebelumnya pada 2019/2020 yang mencapai 5,9 juta ton.

Sehingga stok beras hingga akhir Desember 2020 diperkirakan mencapai 7,45 juta ton dan akan menjadi stok awal (carry over) tahun 2021. "Semua ini pastinya karena kerja keras jerih payah petani yang selalu menanam serta para aparat yang selalu setia mengawal dan mendampingi. Saya ingin sinergi semacam ini terus berjalan," kata Syahrul dalam keterangan di Jakarta, Kamis (29/10/2020).

Menurut Syahrul, produksi beras merupakan indikator kinerja Kementerian Pertanian yang menjadi tolok ukur atas keberhasilan berbagai program yang ada. Produksi beras juga sekaligus indikator utama di mana kesejahteraan petani perlahan tapi pasti terus mengalami peningkatan.

Seperti diketahui, Nilai Tukar Petani (NTP) pada periode September 2020 mencapai 101,66, atau meningkat 0,99% dibanding Agustus 2020 yang hanya 100,65. Berdasarkan data BPS, peran sektor pertanian terhadap total PDB bahkan mencapai 14% yang berdampak pada penyediaan lapangan kerja bagi hampir separuh total penduduk Indonesia. "Peningkatan pertumbuhan PDB sektor pertanian pada kuartal II 2020 ini mencapai 16,24 persen dibandingkan kuartal sebelumnya," kata dia.

Untuk melanjutkan kinerja positif ini, Kementan mengajak semua pihak untuk bahu-membahu membangun pertanian Indonesia yang lebih baik. Peningkatan produksi harus terus dilakukan guna memenuhi kebutuhan dalam negeri, mengurangi impor bahkan meningkatkan volume ekspor.

Kementan pun terus berupaya memberikan bantuan sarana produksi, alat pra panen dan pasca panen, serta mendorong para petani untuk menggunakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) dan pengembangan pertanian berbasis korporasi dan klaster.

"Kami berharap pemerintah provinsi dan kabupaten menggerakkan kostratani di kecamatan sebagai ujung tombak kita dalam membangun pertanian Indonesia," kata politisi NasDem ini.[ipe]

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Bantu Masyarakat Terdampak Covid Dengan Beri Bantuan Beras

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) m
berita-headline

Viral

Semangat Berbagi saat Pandemi, Bantuan Beras Disalurkan untuk Warga Lewat Pemuda Bulan Bintang

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir dua tahun, berdampak kepada ekonomi masyarakat di
berita-headline

Viral

KNPI Terus Gulirkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Pandemi

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) kembali menggulirkan bantuan ber
berita-headline

Viral

Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Pandemi diberikan Lewat Patriot Bela Bangsa

Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menyerahkan bantuan beras kepada
berita-headline

Viral

Stok Darah di PMI Menipis, Yuk Donor Lagi

Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) saat ini terbilang menipis lantaran adanya pembatasan