Dimarahi Kerap Isap Lem, ABG Gantung Diri

IN
Oleh inilahcom
Jumat 30 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Maluku - Anak baru gede (ABG) berinisial KB (15) asal Malifut, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), ditemukan gantung diri.

Kapolres Halut, AKBP. Priyo Utomo melalui Kasubag Humas Iptu Mansur Basing, Jumat(30/10), membenarkan peristiwa gantung diri tersebut.

"Korban gantung diri ditemukan di salah satu gedung Sekolah Dasar, kecamatan Malifut," ujar Kapolres.

Jasad korban ditemukan pertama kali oleh seorang saksi Sergius Barani yang berprofesi sebagai ASN. Saksi terkejut saat melihat kondisi korban dalam posisi leher terikat di seutas tali.

"Saksi kemudian keluar dan berteriak bahwa ada yang gantung diri dan seketika itu masyarakat berlari menuju TKP. Berselang beberapa menit keluarga korban datang dan langsung membuka tali ikatan di leher, selanjutnya korban di bawa ke rumah untuk di semayamkan," ujarnya.

Sementara itu, sesuai keterangan dari MB yang merupakan kakak kandung korban, peristiwa terjadi pada Rabu (28/10), sekitar pukul 11.00 Wit, saksi melihat korban sedang dimarahi oleh ibunya dengan alasan bahwa korban sering mengisap Lem ehabon, kemudian saksi bertanya kepada korban namun korban hanya diam.


Sehingga membuat dirinya naik pitam dan melepaskan tiga kali tamparan ke pipi korban sebagai peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Selanjutnya ia bergegas pergi untuk membuang jaring di pantai dan sekitar pukul 15.00 Wit, saksi pulang ke rumah dan bertanya kepada ibunya tentang keberadaan korban yang juga adik kandungnya. Ibunya menyampaikan bahwa korban sudah keluar rumah. Hingga sekitar pukul 14.00 WIT dia mendengar kabar bahwa adiknya sudah tidak bernyawa lagi. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA