Dorong Ekonomi, PTPP Kebut Pengembangan KIT Batang

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 31 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - PTPP (Persero) Tbk, bersama sejumlah BUMN dan lembaga pemerintahan membangun sinergi guna mendukung pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) di Indonesia.

Sebelumnya, PTPP bersama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero/KIW) dan PT Perkebunan Nusantara IX (Persero/PTPN IX) mempercepat pembangunan KIT Batang Fase 1 seluas 450 hektar.

"Melalui sinergi yang dilakukan antara Perseroan dengan beberapa BUMN dan lembaga pemerintahan merupakan salah satu inovasi model bisnis yang saat ini dijalankan oleh perusahaan," kata Direktur Utama PT PP Novel Arsyad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

Dalam pengembangan KIT Batang Tahap 1 ini, akan dibangun beberapa fasilitas pendukung dan konektivitas kawasan, antara lain: Akses Sementara Kawasan, Simpang Susun Tol KM 371+800, Jalan Sekunder sepanjang 11,4 km, Jalan Utama sepanjang 5,2 km, Marketing Gallery, Perluasan Stasiun dan Dryport, Jaringan Listrik, Supplai Air Baku, Rumah Susun Sederhana Sewa, dan IPAL Sampah.

Saat ini, menurut Novel, PTPP bersama dengan KIW dan PTPN IX tengah mempercepat progress pekerjaan pembangunan jalan akses sementara, perizinan, dan pembangunan marketing gallery. Adapun progress pekerjaan lapangan yang tengah dilakukan PTPP. Antara lain, pembangunan Jalan Akses Sementara telah mencapai progress sebesar 90%, Clearing & Grubbing Zona 1 dengan progress sebesar 44,8%, Cut & Fill Zona 1 dengan progress sebesar 1,32%, dan marketing gallery dengan progress sebesar 65%.

Kata Novel, melalui sinergi yang dilakukan antara PTPP dengan beberapa BUMN dan lembaga pemerintahan merupakan salah satu inovasi model bisnis yang saat ini dijalankan perusahaan. KIT Batang merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendorong penguatan sektor Industri di Indonesia.

"Oleh sebab itu, PTPP selalu mendukung setiap
program yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam rangka meningkatkan geliat perekonomian di Indonesia. PTPP optimistis pembangunan fase I ini dapat selesai sesuai dengan yang ditargetkan pemerintah," ujar Novel.


Informasi saja, KIT Batang terletak di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Memiliki total luas lahan untuk dikembangkan 4.300 hektar. Pengembangan kawasan yang terletak di koridor industri utara pulau Jawa ini didasarkan pada konsep The Smart & Sustainable Industrial Estate untuk merespon revolusi industry 4.0 di Indonesia maupun global. KIT Batang ini dilayani oleh 5 (lima) jaringan infrastruktur utama yang memiliki konektivitas langsung dengan jalur kereta api yang menghubungkan pusat-pusat industri di sepanjang Pulau Jawa, terjangkau 4 pelabuhan besar, 3 pelabuhan barang, bandara internasional, akses Jalan Tol Trans Jawa, dan akses Jalan Nasional Rute Pantura. Lokasinya yang strategis membuat KIT Batang menjadi pilihan yang optimal untuk investasi kawasan industri maupun tempat tinggal di masa depan.

"PTPP bersinergi bersama KIW, PTPN IX, Perumda Batang, BKPM, Kementerian BUMN dan pemangku kepentingan lainnya terus mempercepat penyelesaian administrasi dan pekerjaan lapangan pembangunan KIT Batang Fase 1 seluas 450 hektar," paparnya.

Selain sederatan fasilitas lengkap yang akan dibangun di kawasan tersebut, KIT Batang memiliki beberapa keunggulan lokasi, antara lain: terletak di sisi utara Tol Trans Jawa dimana dapat mempermudah akses ke Kawasan Industri, dilalui jalur kereta api dan berpotensi menjadi dry port, berbatasan langsung dengan Pantai Utara Jawa, terdapatnya PLTU Batang 2x1.000 MW & PLTS 50 MW dengan lokasi alternatif di area Batang, serta kedepannya akan dibuat Transit Oriented Department Pemkab Batang. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA