Residivis Nyaris Tewas Diamuk Massa

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 31 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Sidoarjo - Tak tanggung-tanggung, dalam sebulan, Arik Hermanto (28), warga Desa Yoso Wilangun Lor RT 09 RW 03 Kecamatan Yoso Wilangun, Lumajang, residivis yang Indekost di Sidoarjo itu, berhasil mencuri kendaraan bermotor 7 kali.

Wakasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP. Imam Yuwono mengatakan tersangka Arik yang berhasil diamankan Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo itu mengaku pertama aksi mencuri motor Yamaha Mio di Jalan Hasanudin Kelurahan Celep Selatan Sidoarjo. "Pertama kejadian curanmor di Celep yang diakuinya," terangnya, Jumat (30/10/2020).

Awalnya tersangka Arik tak mengakui jika tindak pidana curanmor di Celep itu bukan dia yang melakukan. Namun setelah petugas menunjukkan CCTV di sekitar TKP, dengan adanya kesamaan tas Selempang yang dibawa pelaku, akhirnya ia mengakui, jika itu perbuatannya. "Awalnya tak mengakui, namun setelah kita putarkan rekaman CCTV, akhirnya ngaku juga," lanjutnya.

Tersangka Arik akhirnya juga mengakui dalam satu bulan terakhir, sudah 7 kali beraksi di Sidoarjo. Dalam tujuh kali beraksi itu, hanya 4 kali yang dilaporkan ke polisi. "Dua dilaporkan ke Polsekta dan dua lagi dilaporkan ke Mapolresta Sidoarjo," rincinya.

Lanjut Imam Yuwono, dari pengakuan tersangka Arik, dalam bulan Oktober, pertama kali mencuri motor di wilayah Sidoarjo. Pada Kamis (1/10/2020) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dengan TKP Sidowayah RT 16 RW 05, korban atas nama Puryanto. Tersangka berhasil menggondol motor Honda Beat warna hitam tahun 2014. "Namun sayangnya, korban tak melapor ke polisi dalam kejadian curanmor ini," sebutnya.

TKP kedua berada di Jalan Jetis 1 RT 11, RW 03 Kel. Lemahputro. Korban atas nama Wahyudi dan tersangka Arik berhasil membawa lari motor Honda Vario 125, tahun pembuatan 2014. Kejadian itu curanmor itu terjadi pada Selasa (6/10/2020) sekitar jam 17.30 WIB.

Aksi ke tiga Arik di jalan Gajah Mada, sebelah selatan matahari. Namun ia gagal membawa kabur motor itu, karena mesin motor tak bisa nyala. Sedangkan TKP ke empat berada di Kel. Celep RT 09, RW 03, korban atas nama Miftakul Rohman. Motor yang dibawa kabur Honda Beat th 2014. Aksi curanmor itu terjadi Minggu (25/10/2020) sekitar jam 14.30 WIB. "Kejadian ini ada bukti rekaman CCTV di sekitar TKP," paparnya.

Dalam aksi yang kelima, tersangka Arik gagal memetik motor korban karena lubang kunci sudah rusak dan mesin motor tak bisa nyala. Dia pun juga lupa TKP kelima ini.

Sedangkan TKP ke enam berada di jalan Hasanudin Kelurahan Celep Selatan, dengan korban Rizka. Motor yang digondol adalah Yamaha Mio. Pelapor menyertakan rekaman CCTV di sekitar TKP.

Sedangkan aksi ketujuh Arik adalah di Jalan Jetis II Lemah Putro, Sidoarjo. Korban Fafan, motor Honda Scoopy sudah didorong keluar, dan akhirnya berhasil ditangkap warga dan diamankan di Mapolresta Sidoarjo. "Tersangka Arik Hermanto ini residivis kasus yang sama. Ia dua kali tertangkap di pulau Dewata, pertama di vonis 1 tahun 2 bulan dan yang kedua di vonis 2 tahun," ungkapnya.

Modus tersangka Arik ini dengan cara hunting. Ia berangkat dari tempat indekost berjalan kaki keliling kampung. Tersangka memilih waktu, saat warga dalam keadaan lengah, seperti waktu salat. "Kami berharap warga Sidoarjo, waspada dengan penghuni indekost yang tak jelas pekerjaannya, karena kejadian beberapa kali, pelaku indekost di sekitar TKP," anjur mantan Kasat Narkoba Polres Pasuruan ini. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA