Cipayung Plus Jakarta Serukan Lawan Gerombolan ini

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 31 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Jakarta menggelar Sarasehan Kebangsaan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 92 di Halaman Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Dalam acara Sarasehan Kebangsaan ini mereka menyerukan agar seluruh elemen masyarakat saling bahu membahu mendukung pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam merealisasikan program pemulihan ekonomi nasional untuk mengatasi dampak pandemi covid 19 ini.

"Dalam pandangan kami (mahasiswa), situasi hari ini memang bukan situasi yang mudah, semua negara terkena dampak akibat pandemi covid 19, maka dari itu sudah seharusnya kita sebagai anak bangsa harus saling bahu membahu mendukung Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam merealisasikan agenda Pemulihan ekonomi nasional untuk mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi covid ini, jelas Fadly Rumakefing selaku Ketua HMI Cabang Jakarta Pusat Utara", di Tugu Proklamasi, Sabtu, 31 Oktober 2020.

Selanjutnya Ken Abimanyu Ketua Cabang PMII Jakarta Pusat juga menyinggung perilaku sejumlah elite politik yang justru menciptakan suasana gaduh di tengah situasi pandemi ini.

"Kami mengecam keras sejumlah gerombolan politik yang mencoba menunggangi aspirasi mahasiswa yang independen, harusnya jika mereka sama - sama cinta negeri ini berikan masukan yang konstruktif dong, bukan malah sibuk memprovokasi kanan kiri, itukan destruktif jadinya ya merusak tatananlah", singgung Abimanyu di tempat yang sama.

Ketua Cabang GMKI Jakarta Barat Wesley Silanno yang juga ikut menginisiasi acara Sarasehan tersebut, juga mendorong Polri bersama TNI untuk menindak tegas oknum - oknum politik yang mencoba menciptakan kegaduhan situasi nasional dan hanya bertujuan merongrong pemerintah yang sah.

"Tentu yah kalo kita amati situasi nasional akhir - akhir ini, ada kelompok - kelompok politik yang coba menimbulkan kegaduhan dan orientasinya kami lihat hanya kekuasaan semata - mata, poinnya kalau ada upaya - upaya atau cara - cara yang nonkonstitusional yang bertujuan menciptakan situasi yang tidak kondusif, Polri bersama TNI tidak usah ragu untuk ambil langkah tegas, masyarakat pasti dukung itu", Ujar Wesley.

Sekjen Hikmabudhi Jakarta Utara, Megamendung, menambahkan tanggal 9 Desember 2020 nanti kita akan melangsungkan Pilkada Serentak di sejumlah daerah, hal ini juga tentunya harus kita kawal bersama.

"Harus kita pahami bersama kondusifitas bangsa harus kita jaga bersama, apalagi di tanggal 9 desember 2020 nanti kita akan melangsungkan Pilkada Serentak di sejumlah daerah, tentunya Pelaksanaan Pilkada Serentak ini harus kita kawal bersama, kita harus pastikan bersama bahwa protokol kesehatan diterapkan secara ketat, dan proses demokrasi nanti berjalan dengan aman, damai dan sejuk tentunya", ungkapnya.

Cipayung Plus Jakarta juga menyoroti polemik yang terjadi akhir - akhir ini berkaitan dengan UU Cipta Kerja. Mereka mengajak seluruh masyarakat untuk menyikapi setiap kebijakan pemerintah dengan cara - cara dan langkah - langkah yang konstitusional.

"Kami sepakat bahwa kritik dan nilai kritis harus tetap kita pelihara, karena itu menunjukan demokrasi yang sehat, menyoal UU Cipta Kerja, kami berharap semua pihak menyikapinya dengan mengambil langkah hukum menggugatnya di Mahkamah Konstitusi, supaya kita tempatkan polemik ini dalam koridor konstitusional", Kata Ricky Rasody selaku Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia Jakarta Selatan.

Terakhir Sekjen Bakerda Gmni DKI Jakarta Maulana Yoga Wicaksono, menegaskan bahwa Sarasehan Kebangsaan ini digelar bukan hanya seremonial peringatan Hari Sumpah Pemuda belaka, tapi kami ingin menyampaikan pesan spirit kebangsaan.

"Jadi ini selain seremonial peringatan hari sumpah pemuda, ada juga pesan yang ingin kami sampaikan yakni bahwa spirit kebangsaan kita sebagai generasi muda harus terus kita gelorakan dan kita kobarkan, Generasi muda harus terus bersikap kritis namun konstruktif memberikan pandangan - pandangan kebangsaannya bagi kemajuan Indonesia", jelasnya.

Dari pantauan awak media acara Sarasehan Kebangsaan ini berlangsung dengan khidmat meskipun dibawah guyuran hujan yang cukup deras, setiap perwakilan organisasi bergantian menyampaikan orasi kebangsaannya dan diakhir acara ditutup dengan Pembacaan Seruan Bersama serta Penandatanganan Prasasti dukungan kepada pemerintah.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA