Polisi: Dua Pengendara Moge Kembali Jadi Tersangka

IN
Oleh inilahcom
Minggu 01 November 2020
share
 

Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) kembali menetapkan dua orang anggota klub Motor Gede (Moge) Harley Davidson sebagai tersangka terkait kasus dugaan pengeroyokan terhadap dua prajurit TNI di Bukittinggi.

Kapolres Bukittinggi. AKBP Dody Prawiranegara mengungkapkan, saat ini sudah ada empat orang yang dijadikan tersangka terkait kasus tersebut. Adapun dua orang yang baru ditetapkan tersangka berinsial HS alias A dan JAD alias D.

"Jumlah total tersangka adalah 4 orang," kata Dody, seperti dikutip Okezone, Minggu (1/11/2020).

Dody menyebut, keempat tersangka tersebut langsung ditahan di Rutan Polres Bukittinggi.

"Kesemuanya ditahan di Rutan Polres Bukittinggi," ujar Dody.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan dua orang terlebih dahulu dalam peristiwa pengeroyokan tersebut. Mereka adalah berinsial BS (18) dan MS (49).

Pengeroyokan dilakukan oleh gerombolan pengguna motor gede pada dua orang di Jalan Hamka depan sebuah toko pakaian Simpang Tarok, Tarok Dipo, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Jumat sore 30 Oktober 2020.

Korban ternyata anggota Intel Kodim 0304/Agam. Mereka adalah adalah Serda Mis dan Serda MY yang bertugas di Satuan Intel Kodim 0304/Agam, Sumatera Barat.

Akibat pengeroyokan itu Serda MIS mengalami pecah bibir bagian atas, sementara Serda MY mengalami memar pada kepala belakang. Usai kejadian kedua bintara TNI AD ini langsung dibawa ke RS Tentara untuk mendapatkan pengobatan atas luka yang diderita.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA