Periksa Pejabat Kejagung 11 Jam, Ini Kata Polisi

IN
Oleh inilahcom
Selasa 03 November 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - NH, Pejabat pembuat komitmen (PPK) Kejaksaan Agung (Kejagung), sekaligus tersangka kebakaran Gedung Utama Kejagung sudah diperiksa oleh Bareskrim Polri, pada Senin, 2 November 2020. NH, tak ditahan lantaran dianggap kooperatif selama proses pemeriksaan.

"Selama proses penyidikan dan pemeriksaan bersikap kooperatif, juga ada jaminan dari keluarga, penasihat hukum dan jaminan dari atasan tersangka sebagai ASN (aparatur sipil negara) di Kejagung," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, Selasa (3/11/2020).

Ada 110 pertanyaan yang diajukan dalam pemeriksaan sekitar 11 jam. Salah satunya terkait jasa pemeliharaan Gedung Kejagung.

"Ditanya mengenai paket pekerjaan jasa pemeliharaan kebersihan gedung, taman, dan halaman kantor Kejagung pada 2020," tuturnya.

NH dinilai lalai menyediakan minyak pembersih merek Top Cleaner. Lantaran tak mengecek soal kandungan minyak pembersih sebelum digunakan petugas kebersihan.

Akibat, dari minyak yang mengandung fraksi solar memicu api menjalar cepat ke seluruh Gedung Utama Kejagung. NH menjadi salah satu dari delapan tersangka terkait kasus kebakaran gedung Kejagung. Mereka dijerat Pasal 188 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA