Bantuan PKH Banyak Mamfaat Juga Bisa Ditabung

IN
Oleh inilahcom
Kamis 05 November 2020
share
Warga saat mendapat bantuan - (Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Bulukumba - Adalah Suharni, ibu dua anak dari Desa Lolisang, Kecamatan Kajang Kabuparen Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan yang menuliskan dengan lugas dalam dua lembar suratnya, mengabarkan bahwa ia kini telah mandiri dan tidak lagi menjadi peserta PKH.

"Alhamdulillah kami telah sejahtera bersama PKH," tulisnya.

Suharmi menceritakan awalnya ia tak mengenal PKH hingga pada suatu hari di tahun 2016 seorang Pendamping PKH datang untuk melihat kondisi rumah, meminta dokumen keluarga, hingga rapor sekolah anak-anaknya. Ia juga diundang ke kantor desa bersama para calon penerima PKH lainnya untuk mendapatkan pengarahan tentang hak dan kewajiban dalam PKH.

"Rasanya seperti mendapat durian runtuh, perasaan saya campur aduk antara senang, terharu, dan bersyukur Allah telah menjawab doa kami agar bisa menyekolahkan anak seperti anak yang lain," katanya.

Bantuan PKH selain untuk sekolah anak-anaknya, juga disisihkan untuk ditabung. Ia kemudian memberanikan diri memulai usaha membuka warung kelontong. Pengetahuan tentang mengelola keuangan diperolehnya dari Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), juga motivasi dari Pendamping PKH.

Ia mengelola warung bersama suaminya. Keuntungan dari warung klontong dia kumpulkan sedikit demi sedikit. Dengan bimbingan pendamping PKH Desa Lolisang, Kecamatan Kajang, Asrul Sani, ia memberanikan meminjam uang di bank dan membuka usaha ayam petelur.

Suami istri ini kemudian bertekad membuat kandang ayam di lahan mereka. Sisa modal dibelikan bibit ayam petelur untuk memulai usaha peternakan. Berkat ketukan mereka mengelola usaha, kini omzetnya sekitar Rp30 juta per bulan dan keuntugan bersih Rp10 hingga Rp15 juta per bulan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA