Penganguran Tembus 572.780 Orang, Ini Kata Anies

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 07 November 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan, bila kasus corona di ibu kota terkendali, dipastikan pengangguran di Jakarta dapat teratasi.

Diketahui, tingkat pengangguran terbuka Provinsi DKI Jakarta pada Agustus 2020 sebesar 10,95 persen atau setara 572.780 orang. Bila dibandingkan dengan keadaan Agustus 2019, pengangguran DKI Jakarta naik 4,41 persen atau bertambah 233.378 orang.

"Kami berkeyakinan itu masalah kesehatan bisa terkendali. Insya Allah Jakarta yang tercepat pulihnya," kata Anies di Jakarta, Jumat (6/11/2020).


Menurut Anies, naiknya jumlah pengangguran bukan karena tidak ada lapangan kerja hanya saja kegiatan perekonomian yang berkurang.

"Karena lapangan kerja tersedia, yang berkurang itu tentang kegiatannya," paparnya.

Menurut Anies, Jakarta itu bukan menciptakan lapangan kerja. Tapi menghidupkan lagi kegiatan ekonomi. Untuk itu Pekerjaan Rumah (PR) pemerintah DKI ialah mengendalikan virus corona.

"Begitu kondisinya terkendali, maka kita bisa cepat berkegiatan, langsung tenaga kerja kembali terserap dan perekonomian Insya Allah tumbuh," paparnya.

BPS mencatat, Pandemi COVDID-19 menjadi salah satu faktor penyebab kenaikan tingkat pengangguran di Ibu Kota. Sebanyak 175.890 pengangguran disebabkan karena COVID-19. Mereka berhenti bekerja karena perusahaannya terdampak COVID-19 atau pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selama periode pandemi, sektor formal kehilangan 453.295 pekerja tetapi hanya 259.597 pekerja mampu diserap oleh sektor informal. Akibatnya, 193.698 orang kehilangan pekerjaan.

Implikasi pandemi bukan saja terjadi terhadap pengurangan tenaga kerja, tetapi juga mempengaruhi produktivitas pekerja. Sebanyak 1.673.028 pekerja mengalami pengurangan jam kerja karena COVID-19.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA