Reaksi Tokoh Tionghoa Soal Kepulangan Habib Rizieq

IN
Oleh inilahcom
Senin 09 November 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2020 hendaklah menjadi momentum instrospeksi para pemimpin negeri dalam menahkodai jalannya kehidupan bangsa dan negara di masa datang. Pernyataan ini dilontarkan Tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma.

"Ini momentum terbaik bagi para pemimpin Indonesia hari ini guna mengeluarkan bangsa dan negara dari berbagai persoalan yang selama ini membelit kita," kata Lieus, Minggu (8/11/2020).


Momentum itu, tambah Lieus, menjadi lebih berarti karena bertepatan dengan peringatan hari pahlawan tahun ini, Habib Muhammad Rizieq Shihab yang sudah tiga setengah tahun lamanya berada di pengungsian, akan kembali ke tanah airnya.


"Pada 10 Nopember nanti Habib Rizieq akan pulang ke tanah air dari pengungsiannya. Kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) akan sangat bermakna bagi persatuan dan kesatuan bangsa jika semua pejabat negara menyambutnya dengan tangan terbuka," ujar Lieus.

Karena itu, ujar Lieus, demi kepentingan bangsa yang lebih besar, presiden dan para pejabat negara harus menyambut kepulangan Habib Rizieq dengan jiwa besar dan menghentikan semua pernyataan provokatif terkait ulama dengan jutaan pengikut itu.


"Dengan semangat hari pahlawan, saya meminta para pemimpin bangsa untuk berjiwa besar menyambut kepulangan Habib Rizieq," ujar Lieus.

Salah satu wujud jiwa besar itu, tambahnya, bisa saja Presiden Jokowi memerintahkan Menhan Prabowo Subianto untuk secara khusus menyambut kepulangan Habib Rizieq dan membawanya langsung ke Istana untuk berbicara dengan kepala negara.


"Penjemputan secara khusus itu bukan saja wujud penghormatan terhadap Ulama besar itu, tapi juga bukti bahwa pemerintah sungguh-sungguh ingin membangun rekonsiliasi," tegas Lieus.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA