Batalkan SP3 Bisa Disertai Penahanan Habib Rizieq

IN
Oleh inilahcom
Senin 09 November 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Polri memang telah meng-SP3-kan dua kasus Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, satu di Polda Jawa Barat tentang penodaan Lambang Negara yang dilaporkan oleh Sukmawati Sukarno dan satu lagi kasus Pornografi atas dasar Laporan Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi di Polda Metro Jaya. Keduanya di SP3 atas alasan belum terdapat cukup bukti dan alasan HAM Tersangka.

Namun demikian, menurut Ketua Tim Task Force Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP), Petrus Selestinus menyampaikan, SP3 itu bisa saja dibuka kembali, manakala penyelidik telah mendapatkan tambahan alat bukti untuk memperkuat alat bukti yang telah ada, maka Penyidik berwenang membatalkan SP3.

"Dengan demikian membuka kembali penyidikan dan mengembalikan status tersangka Rizieq Shihab, disertai penahanan di Rutan," kata Petrus, Minggu (8/11/2020).

Menurut Petrus, meski dua kasus pidana sudah di SP3, namun belasan kasus Laporan Pidana terhadap Rizieq Shihab, masih menunggu proses hukum di sejumlah Polda yaitu di Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Bali dll. di bawah koordinasi Bareskrim Polri, karena selama Rizieq Shihab berada di Arab Saudi, proses hukumnya terhenti.


"Laporan Polisi dari Masyarakat, berkonten Intoleransi, Ujaran Kebencian, Diskriminasi Ras dan Etnis, Penodaan Agama dll. yang spektrumnya sangat multidimensi dan berpotensi menimbulkan efek domino. Artinya satu saja peristiwa pidana berupa Penodaan Agama atau Intoleransi terjadi di salah satu wilayah di Indonesia, maka eskalasi dan getarannya terasa di seluruh negeri dengan daya rusak tinggi," tuturnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA