430 Pengendara di Kediri Terjaring Razia Masker

IN
Oleh inilahcom
Senin 09 November 2020
share
 

INILAHCOM, Kediri - Petugas gabungan terdiri dari Polri, Satpol PP, PM, dan TNI menggelar operasi yustisi secara rutin setiap hari baik siang dan malam untuk mendisiplinkan warga Kota Kediri agar melaksanakan protokol kesehatan.

Hari ini, sejumlah 10 orang warga terjaring operasi yustisi yang digelar di Bandar Ngalim, Kecamatan Mojoroto, pada Senin (9/11/2020).

Plt. Kasatpol PP Kota Kediri Ferry Djatmiko mengatakan operasi yustisi ini berdasarkan Perda Provinsi Jatim No. 2 th 2020 dan Perwali Kota Kediri No. 32 tahun 2020. "Operasi ini bertujuan untuk mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan untuk keselamatan masyarakat," katanya.

Kebanyakan warga mengira operasi yustisi kelengkapan kendaraan. Beberapa warga menyodorkan SIM dan STNK kepada petugas, padahal yang dilihat adalah penggunaan masker. Operasi berlansung sekitar 1 jam.

"Hari ini tadi 10 orang pelanggar yang akan kita sidangkan tipiring (tindak pidana ringan) di Kantor Pengadilan Negeri Kota Kediri," kata Yuni Widianto, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Pol PP Kota Kediri.

Sidang diselenggarakan setiap hari Senin, sesuai dengan Perda, denda maksimal sebanyak Rp 500.000,- atau denda kurungan maksimal 3 bulan.

"Hasil denda dimasukan ke dalam khas daerah Kota Kediri melalui Bank Jatim Cabang Kediri," tambah Yuni.

Sejak operasi yustisi digelar pada pertengan September 2020, sejumlah 430 orang sudah di tipiring. Rata-rata pelanggaran terkait masker dan physical distancing (jaga jarak). [beritajatim]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA