Protokol Kesehatan, PT PAU Tempati Gedung Parma

IN
Oleh inilahcom
Selasa 10 November 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Di tengah pandemi COVID-19, PT Prima Artha Utama (PAU) akhirnya bisa menemati kantor anyar di gedung Parma, Jakarta Timur.

Saat peresmian kantor baru, pimpinan serta karyawan PAU, menjalankan protokol kesehatan Corona. Puluhan karangan bunga memenuhi halaman depan Gedung PARMA, Jumat (6/11/2020).

Sejak pagi, tampak tamu-tamu mulai berdatangan untuk mengikuti prosesi peresmian gedung yang menjadi kantor baru PT Prima Artha Utama (PAU) tersebut. Tetap dengan protokol kesehatan, peresmian yang berlangsung sederhana, namun elegan tersebut juga dihadiri juga para mitra kerja PT PAU. "Dengan menempati gedung baru ini, kami berharap kinerja perusahaan ini akan semakin baik lagi," kata Bernard Santony, Direktur Utama PT PAU dalam rilis, Selasa (10/11/2020).

Dia bersama jajaran komisaris dan direksi bersyukur dengan telah ditempatinya gedung baru ini. "Kita bersyukur bisa menyelesaikan pembangunan gedung ini meski ditengah pandemi Covid-19," ujar Bernard dalam rilisnya, Senin (9/11/2020).

Pria yang dikenal low profile dan dekat dengan karyawannya ini, menambahkan, ada banyak tantangan yang dihadapi terkait pembangunan gedung. Namun, semuanya akan terselesaikan. "Tantangan itu justru harus membuat kita semakin berkembang dan maju. Kita tidak boleh menyerah dengan tantangan, tapi harus menjawabnya dengan kerja keras dan keyakinan," tambahnya.

Sementara, Iwan Humas PT PAU mengakui. banyak tantangan yang dihadapi--utamanya terkait lahan. "Sebelum membeli, kami sudah mengecek ke BPN, hasilnya tidak ada masalah karena semua proses syarat-syarat jual beli, sudah melalui proses chek dan rechek di kantor BPN Jakarta Timur," paparnya.

"Kemudian, sudah dibalik nama atas nama PT Prima Artha Utama. Proses tersebut sah dan terdaftar di dalam buku tanah kantor BPN Jakarta Timur. Kalaupun muncul persoalan akhir-akhir ini, kami ingin menyelesaikan secara baik-baik. Kita duduk bersama untuk membicarakan bila ada hal-hal yang mungkin belum pas," serunya.

Bernard menegaskan, perlahan beberapa lantai sudah digunakan untuk aktivitas perkantoran. "Kita berharap tidak lama lagi, semua sudah full berkantor disini," tukasnya.

Terkait persoalan yang masih membelit, Bernard menegaskan, pihaknya siap duduk bersama membicarakan dan mencari solusi terbaik. Kalaupun saat ini tengah berproses di pengadilan, pihaknya menyerahkan kepada para penegak hukum. Acara peresmian juga dihadiri perwakilan, baik dari pejabat setempat, kepolisian, maupun babinsa. Ratusan karyawan yang hadir tampak sumringah dengan gedung baru nan eksklusif tersebut. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA