Alasan Kerumunan Massa Megamendung Tak Dibubarkan

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 21 November 2020
share
 

INILAHCOM, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bogor, Burhanudin, diperiksa di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Barat, pada Jumat (20/11/2020).

Pemeriksaan ini terkait dugaan adanya pelanggaran protokol kesehatan covid-19 pada kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor.

Ia menyampaikan tidak ingin terjadinya benturan sebagai alasan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak membubarkan massa Rizieq Shihab yang berkerumun di Megamendung.

"Saya dapat laporan massanya lebih dari 3.000 orang, mungkin itu pertimbangan keamanan, dan jangan sampai terjadi benturan," kata Burhanudin.

Massa yang berkerumun menyambut kedatangan Rizieq Shihab itu, kata Burhanudin, datang dari luar kawasan Megamendung, Bogor. Kebanyakan warga pendatang.

Ia juga memastikan pihaknya telah menempuh negosiasi dengan pihak penyelenggara kegiatan tersebut untuk mengantisipasi adanya kerumunan massa.

"Kapolres (Bogor) dan Satpol PP dari mulai Kamis (12/11) malam atau mungkin dari Rabu (11/11) siang sudah dilakukan upaya-upaya (negosiasi)," katanya.

Akibat adanya kerumunan massa menyambut Rizieq Shihab itu, Polda Jawa Barat kini melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya pelanggaran dalam penyelenggaraan acara tersebut karena protokol kesehatan covid-19 yang terabaikan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA