Gali Peluang Ekspor, Bea Cukai Merauke Asistensi

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 21 November 2020
share
 

INILAHCOM, Merauke - Bea Cukai Merauke bersama Loka Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong Wilayah Kerja Merauke, pada Kamis (19/11) melakukan kunjungan dan diskusi dengan CV. Surya Maro Sakti terkait potensi ekspor sirip ikan hiu. CV. Surya Maro Sakti merupakan pelaku usaha perikanan dengan hasil produk sirip ikan hiu yang selama ini menjual produknya ke Surabaya dan Jakarta.

Kepala Kantor Bea Cukai Merauke, Nazwar mengatakan bahwa kunjungan dan diskusi ini dilaksanakan sebagai langkah pihaknya untuk menggali potensi ekspor di daerah Merauke, setelah volume ekspor menurun drastis akibat pandemi.

"Pandemi Covid-19 membawa dampak yang sangat signifikan bagi perekonomian, industri, dan perdagangan, dan salah satu dampak yang dirasakan adalah menurunnya volume ekspor melalui Merauke. Jenis barang ekspor yang umumnya diekspor melalui Merauke adalah crude palm oil, kepiting, dan gelembung ikan, tetapi semenjak pandemi Covid-19 hanya crude palm oil saja yang masih melakukan ekspor, untuk kepiting dan gelembung ikan sudah tidak melakukan ekspor," katanya.

Masih menurut Nazwar, dalam diskusi dengan pelaku usaha, beberapa kendala yang ia temui adalah produsen tidak bisa mengekspor langsung komuditas produksinya melalui Merauke karena tidak memiliki koneksi calon pembeli di luar negeri.

"Mereka tidak punya buyer di luar negeri karena selama ini yang melakukan ekspor adalah pembeli di Surabaya dan Jakarta. Kendala juga dialami karena regulasi ekspor sirip ikan hiu dan transportasi dari Merauke. Hal ini yang kita bantu cari solusinya bersama," jelasnya.

"Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Program Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bertujuan melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya selama pandemi Covid-19. Dan untuk UMKM, program PEN diharapkan dapat memperpanjang nafas UMKM dan meningkatkan kinerja UMKM yang berkontribusi pada perekonomian Indonesia," tambah Nazwar.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA