8.821 Orang Langgar Prokes Ditindak di Lebak

IN
Oleh inilahcom
Senin 23 November 2020
share
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Lebak - Sebanyak 8.821 orang pelanggar protokol kesehatan pada masa pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap satu dan kedua, di tindak Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten.

Kepala Seksi Ketertiban Umum dan Penegakan Peraturan Daerah Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lebak Asep Didi, mengatakan petugas pengawasan COVID-19 Kabupaten Lebak setiap hari melakukan razia masker terhadap pengemudi kendaraan roda dua dan roda empat di sejumlah titik di wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya.

Operasi penindakan protokol kesehatan itu dengan memberikan sanksi denda bagi pengemudi yang tidak menggunakan masker sebesar Rp30 ribu dan pelaku usaha Rp500 ribu.

Penindakan pelanggar protokol kesehatan guna mencegah penularan pandemi COVID-19 di Kabupaten Lebak.

Saat ini jumlah kasus COVID-19 di daerah ini terus bertambah, akibat rendahnya kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

"Kami minta warga jika keluar rumah wajib memakai masker, tidak berkerumun, juga rajin mencuci tangan untuk mencegah penularan Virus Corona," kata Asep, Senin (23/11/2020).

Menurut dia, selama masa PSBB tahap satu dan dua tercatat 8.821 orang melanggar protokol kesehatan dengan sanksi administrasi sebanyak 248 orang baik perorangan dan pelaku usaha.

Dari 248 orang itu, kata dia, terkumpul dana Rp24 juta, namun sanksi denda yang dilunasi baru mencapai Rp10juta, sedangkan Rp13 juta sisanya belum dilunasi.

"Uang administrasi denda itu sudah disetorkan ke kas daerah," pungkasnya. [wll]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA